Senin, 20 Oktober 2014

ITS buka program studi manajemen bisnis

| 4.303 Views
id ITS, prodi baru, manajemen bisnis, jurusan baru
...diharapkan dapat mencetak lulusan yang berkompetensi sebagai `entrepreneur`, `entrepreneur manager`, dan `social enterprises`...
Surabaya (ANTARA News) - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya yang selama ini dikenal sebagai perguruan tinggi bidang teknik dan sains, telah membuka program studi manajemen bisnis di bawah naungan Jurusan Teknik Industri.

"Prodi Manajemen Bisnis untuk mencetak pengusaha tangguh di bidang teknologi dan sains, itu diluncurkan dalam penandatanganan `MoU` (Memorandum of Understanding) antara ITS dan Himpunan Pengusaha (Hipa) ITS di Gedung Rektorat, Sabtu (18/5)," kata Ketua Prodi Manajemen Bisnis ITS, Imam Baihaqi ST MSc PhD di Surabaya, Minggu.

Ia menjelaskan Prodi Manajemen Bisnis yang berbiaya terjangkau itu telah melangsungkan kegiatan akademik sejak dua tahun lalu, dan telah mengantongi izin pendirian dari Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbud pada akhir tahun 2012.

"Karena itu, Prodi Menajemen Bisnis telah masuk dalam daftar SMBPTN (Seleksi Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Negeri) 2013 dan SMITS (Seleksi Masuk ITS) 2013," paparnya.

Ia menjamin biaya program sekolah bisnis ini akan menjadi yang paling terjangkau jika dibandingkan dengan program pendidikan serupa di perguruan tinggi lain.

"Prodi baru itu diharapkan dapat mencetak lulusan yang berkompetensi sebagai `entrepreneur`, `entrepreneur manager`, dan `social enterprises`," tuturnya.

Oleh karena itu, kurikulum dalam program ini akan didominasi oleh "entrepreneurship courses", "social context", dan "business and management". "Tidak hanya di dalam kelas, kegiatan pembelajaran juga akan banyak dilakukan di luar kelas, bahkan alumni yang jadi pengusaha juga akan memberikan materi perkuliahan," ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga akan mendidik calon pengusaha dengan melibatkan alumni-alumni yang sudah terjun sebagai pengusaha. "Hipa ITS dapat memberi dukungan sebagai business advisory board serta memberi bantuan `networking` kepada peserta didik," ujarnya.

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © ANTARA 2013

Komentar Pembaca
Baca Juga