Jumat, 18 Agustus 2017

ASEAN perkokoh kerja sama dengan negara mitra dialog

| 4.375 Views
ASEAN perkokoh kerja sama dengan negara mitra dialog
RCEF. Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah bersalaman dengan Wakil Mendag Bayu Krisnamurthi (kiri) saat menerima menteri peserta Regional Comprehensif Economic Partnership (RCEP), di Istana Nurul Iman, Brunei, Selasa. RCEP bertujuan untuk menyatukan perjanjian perdagangan ASEAN dengan negara-negara mitranya. (ANTARANEWS/Unggul)
Sudah terbukti bahwa perekonomian semua negara ASEAN terus meningkat, termasuk nilai perdagangan dan investasi, khususnya dengan negara-negara mitra dialog tersebut,"
Bandar Seri Begawan (ANTARA News) - Para menteri ekonomi ASEAN (ASEAN Economic Ministers/AEM) melanjutkan konsultasi dengan negara mitra dialog yaitu Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, Rusia, Kanada dan India, di Bandar Seri Begawan, Rabu, untuk makin memperkokoh kerja sama, terutama untuk meningkatkan perdagangan.

Sebelumnya pada Selasa, AEM melakukan konsultasi dengan China, Korea Selatan, Jepang secara terpisah dan melakukan konsultasi "AEM plus three" (ASEAN dengan China, Jepan dan Korea Selatan).

Pertemuan tersebut merupakan rangkaian dari pertemuan AEM ke-45 yang berlangsung dari 19--21 Agustus. Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan menghadiri pertemuan pada 19 Agustus, lalu dilanjutkan oleh Wakil Menteri Perdagangan RI Bayu Krisnamurthi mulai 20 Agustus.

Dalam pertemuan konsultasi tersebut mereka membahas perkembangan perdagangan serta upaya-upaya untuk meningkatkan perdagangan ke depan.

Wamendag Bayu Krisnamuthi dalam keterangan tertulis Kemendag mengatakan, tercatat kemajuan yang sangat baik dan positif dalam kerja sama ASEAN dengan negara-negara mitra dialog, khususnya dalam konteks mensinergikan berbagai langkah bersama oleh seluruh negara dalam mewujudkan integrasi ekonomi di kawasan.

"Sudah terbukti bahwa perekonomian semua negara ASEAN terus meningkat, termasuk nilai perdagangan dan investasi, khususnya dengan negara-negara mitra dialog tersebut. Bagi Indonesia kesempatan-kesempatan itu harus dimanfaatkan seluas-luasnya, termasuk meningkatkan kapasitas daya saing dan tingkat perekonomian nasional kita," tegas Wamendag.(*)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2013

Berita Lainnya
Komentar Pembaca
Baca Juga