Selasa, 23 September 2014

Industri 'game' Indonesia hasilkan 190 juta dolar

Rabu, 29 Januari 2014 18:32 WIB | 9.580 Views
Industri 'game' Indonesia hasilkan 190 juta dolar
Game Online Sejumlah anak bermain game online di salah satu game center. (FOTO ANTARA/Noveradika)
Jakarta (ANTARA News) - Industri game di Indonesia menghasilkan revenue hingga 190 juta dolar AS sepanjang 2013 ini dengan tingkat pertumbuhan 35 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menunjukkan besarnya peluang bisnis dalam industri tersebut di Tanah Air.

"Bisnis game online di dalam negeri masih besar, disebabkan ekonomi Indonesia yang tumbuh di atas enam persen dari tahun ke tahun," kata Managing Director PT. Megaxus Infotech, Eva Muliawati, dalam keterangan pers yang diterima ANTARA di Jakarta, Rabu.

Selain data revenue dari industri game, pihaknya juga mencatat sampai saat ini ada lebih dari 25 juta pemain game online di Indonesia.

Menurut dia, hal ini menunjukkan tren gaming tersebut sebagai peluang bisnis yang cukup besar.

"Sekitar 70 persen hingga 80 persen pengguna game online masih bermain menggunakan PC. Sedangkan untuk mobile 20 persen. Untuk pasar mobile, ada sekitar 4 juta pelanggan yang pernah bermain game online melalui ponsel dengan kontribusi revenue 5 persen dari total pendapatan value added services (VAS)," katanya.

Game Online pertama kali muncul di Indonesia pada 2001, dimulai dengan masuknya Nexia Online. Game Online yang beredar di Indonesia sendiri cukup beragam, mulai dari yang bergenre action, sport, maupun RPG (role-playing game).

Pada saat itu, tercatat lebih dari 20 judul Game Online yang beredar di Indonesia yang sekaligus menandakan betapa besarnya antuiasme para Gamers di Indonesia dan juga besarnya pangsa pasar game di Tanah Air.

"Jumlah pemain game online di Indonesia meningkat antara 5 persen dan 10 persen setiap tahunnya, terutama karena semakin pesatnya infrastruktur internet," tambah Eva.

Lebih lanjut Eva mengatakan industri game di Indonesia sangat marak dan kompetitif, dengan pasar potensial yang sangat besar karena ditunjang minat dan antusiasme masyarakat yang semakin tinggi.

"Saat ini game sudah menjadi sebuah lifestyle bagi masyarakat Indonesia," tambahnya.

Bahkan, dalam beberapa tahun ke depan, bisnis game di Indonesia, baik game online berbasis PC ataupun mobile, diprediksi akan terus berkembang seiring dengan semakin mudahnya masyarakat mengakses internet yang didukung pula oleh besarnya jumlah penduduk Indonesia.

Pihaknya berharap industri game dapat memperoleh perhatian dan dukungan positif dari pemerintah, karena industri game dinilainya sangat potensial memberikan kontribusi bagi perekonomian negara.

Ia mencontohkan di Korea Selatan, game sudah menjadi industri pilar perekonomian baru dan mampu membuka pasar luar negeri pada tingkat pertumbuhan tahunan 50 persen dari keseluruhan volume ekspor Korea Selatan.

"Saya yakin Indonesia pun bisa mengoptimalkan potensi industri game untuk menjadi salah satu pilar perekonomian negara," kata Eva.

COPYRIGHT © 2014

Komentar Pembaca
Baca Juga