New York (ANTARA News) - Saham-saham AS menguat pada Senin (Selasa pagi WIB), dengan Dow dan S&P 500 memperpanjang rekor kemenangan berturut-turut di tengah ledakan kegiatan merger dan akuisisi baru di Wall Street.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 18,82 poin (0,11 persen) menjadi berakhir pada 16.943,10, rekor penutupan tertinggi ketiga berturut-turut.

Indikator pasar lebih luas S&P 500 naik tipis 1,83 poin (0,09 persen) menjadi 1.951,27, menambah rekor penutupan untuk sesi keempat berturut-turut.

Indeks komposit teknologi Nasdaq berkinerja baik, maju 14,84 poin (0,34 persen) menjadi 4.336,24.

Tyson Foods, perusahaan pengolah daging terbesar kedua di dunia, memenangkan perang penawaran untuk pembuat sosis dan hot dog Hillshire Foods terhadap saingannya Pilgrim Pride dengan tawaran senilai 8,6 miliar dolar AS.

Saham Hillshire melonjak 5,3 persen, sementara saham Tyson menukik 6,5 persen dan Pilgrim merosot 6,7 persen.

Pengembang obat antivirus Idenix Pharmaceuticals melonjak 229,1 persen setelah Merck menawarkan 3,85 miliar dolar AS bagi perusahaan, terutama tertarik pada pipa obat hepatitis C Idenix.

Sementara Gilead Sciences, dengan saingan pengobatan hepatitis C, kehilangan 4,1 persen.

Saham Merck naik 0,2 persen.

Saham Apple berayun lebih tinggi pada Senin karena investor tetap optimis tentang raksasa teknologi AS itu di hari pertama perdagangannya setelah melakuan pemecahan nilai saham (stock split) tujuh untuk satu saham.

Apple naik 1,5 persen menjadi ditutup pada 93,70 dolar AS, masih di bawah tertinggi sepanjang masa pada September 2012 yang sedikit di atas 100 dolar AS, atas dasar disesuaikan untuk pemecahan Senin.

Michael Walkley dari Canaccord Genuity mengatakan ia optimis Apple menguat lebih lanjut tahun ini karena meluncurkan iPhone 6 dengan lebih layar lebig besar.

Saham Netflix turun 1,6 persen karena upaya pemegang saham untuk mendorong perusahaan memisahkan posisi ketua dan kepala eksekutif -- sekarang keduanya dipegang oleh pendiri Reed Hastings -- gagal mendapatkan dukungan mayoritas dalam pemungutan suara.

Raja "pemburu" Wall Street, Carl Icahn, mengirim saham jaringan diskon Family Dollar naik 13,4 persen setelah mengungkapkan ia memiliki lebih dari sembilan persen saham di perusahaan tersebut.

Saham raksasa penerbitan majalah Time Inc. melemah dalam hari pertama perdagangan setelah memisahkan diri dari Time Warner, jatuh 0,8 persen menjadi 23,30 dolar AS.

Harga obligasi jatuh untuk sesi kedua berturut-turut. Imbal hasil pada obligasi pemerintah AS berjangka waktu 10-tahun naik menjadi 2,61 persen dari 2,60 persen pada Jumat, sementara pada obligasi 30-tahun meningkat menjadi 3,45 persen dari 3,44 persen.

Harga dan imbal hasil obligasi bergerak saling berlawanan, demikian AFP

(Uu.A026)

Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2014