Soreang, Kabupaten Bandung (ANTARA News) - Lifter Musa Kodi menyumbangkan medali emas bagi Papua Barat dari cabang angkat berat kelas 105 kilogram pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016, di Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa.

Lifter Papua Barat tersebut juga berhasil memecahkan tiga rekor PON dan tiga rekor nasional pada jenis angkatan squat, dead lift dan total.

Musa meraih total angkatan seberat 952,5 kilogram akumulasi dari jenis squat seberat 395 kilogram, bench press 235 kilogram dan dead lift 322,5 kilogram.

Angkatan terbaik Musa dari squat yang memecahkan rekor PON atas nama Nohadi (Kaltim) menjadi 395 kilogram, rekor dead lift dari 320 kilogram atas nama Teguh I (Sumatera Utara) menjadi 322,5 kilogram, kemudian total angkatannya 952,5 kilogram memecahkan rekor Asep S (Jabar) seberat 910 kilogram.

Sedangkan rekor nasional yang dipecahkan yakni dari jenis angkatan squat dari 385 kilogram atas nama Nahodi (Kaltim) menjadi 395 kilogram, jenis dead lift dari 320 kilogram atas nama Teguh I (Sumut) menjadi 322,5 kilogram, dan total angkatan dari 915 kilogram atas nama Nohadi (Kaltim) menjadi 952,5 kilogram.

Pelatih Papua Barat M Rusli mengatakan cukup bangga karena lifternya mampu melaksanakan instruksi selama latihan hingga pertandingan.

"Cukup bangga dan bersyukur, karena pada PON inilah angkat berat bisa menyumbangkan medali emas bagi Papua Barat," kata mantan lifter Lampung itu.

Namun ia pun berharap KONI Papua Barat dan PABBSI setempat menerapkan sistem latihan seperti daerah lain yakni usai PON tidak berlama-lama istirahat sehingga lifter tetap terjaga kondisinya.

"Kalau daerah lain satu bulan paling lama istirahatnya, bahkan kalau ada pertandingan di tempat berikutnya pulang istirahat sehari langsung latihan. Kami juga berharap seperti itu di Papua Barat," kata dia.

Sementara itu peraih medali perak pada kelas tersebut yakni Nohadi asal Kalimantan Timur dengan total angkatan 917,5 kilogram, akumulasi dari squat 385 kilogram, bench press 242,5 kilogram dan dead lift 290 kilogram.

Peraih medali perunggu yakni lifter asal Jawa Barat Hermanto dengan total angkatan 837,5 kilogram akumulasi dari jenis squat 315 kilogram, bench press 225 kilogram dan dead lift 297,5 kilogram.



(T.T013/B/I006/I006) 27-09-2016 13:50:14

Pewarta: Triono Subagyo
Editor: Monalisa
Copyright © ANTARA 2016