Minggu, 28 Mei 2017

Way Kambas sambut kelahiran bayi gajah betina

| 3.426 Views
Way Kambas sambut kelahiran bayi gajah betina
Pawang bersama gajahnya melintas didepan rumah sakit gajah Prof. Dr. Ir Rubini Atmawidjaja di Taman Nasional Way Kambas, Lampung, Rabu (2/11). Rumah sakit gajah tersebut merupakan rumah sakit gajah pertama di Asia. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
Lampung Timur (ANTARA News) - Satu bayi gajah betina lahir di hutan Taman Nasional Way Kambas, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung, Senin.

"Berita gembira, telah lahir satu ekor bayi gajah betina hari ini di Elephant Respons Unit atau ERU Tegalyoso TNWK," kata Subakir, Kepala Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK).

Bayi gajah yang baru dilahirkan oleh induk bernama Riska itu, menurut Subakir, berat badannya 85 kilogram.

"Alhamdulillah kondisinya sehat, ini semua berkat dukungan dan doa semua pihak," katanya.

TNWK, yang mencakup hutan seluas 125.621,3 hektare di Kecamatan Labuhan Ratu, merupakan tempat perlindungan gajah dan memiliki Pusat Latihan Gajah/Pusat Konservasi Gajah Way Kambas serta Rumah Sakit Gajah.

Beberapa lembaga konservasi sebelumnya mengingatkan bahwa populasi gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) di hutan TNWK semakin menurun.

Baca juga: (Way Kambas resmi menjadi Taman Warisan ASEAN)

Baca juga: (TN Way Kambas jadi kawasan Taman Warisan ASEAN)

Di Way Kambas juga ada International Rhino Foundation (IRF), pusat penangkaran dan konservasi badak sumatera bercula dua (Dicerorhinus sumatrensis).

Selain badak sumatera dan gajah sumatera, TNWK juga merupakan rumah bagi harimau sumatera, mentok rimba, buaya, dan flora hutan hujan tropis seperti api-api, pidada, nipah, dan pandan.

Baca juga: (WARTA BUMI -- Festival untuk para gajah)

Editor: Maryati

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Berita Lainnya
Komentar Pembaca
Baca Juga