Serang (ANTARA News) - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten memusnahkan dokumen ujian nasional (UN) 2016 menjelang pelaksanaan UN tingkat SMA/SMK pada Senin (3/4).

Ketua Panitia UN Banten Ardius Prihartono di Serang, Minggu, mengatakan ribuan lembar dokumen UN 2016 yang dimusnahkan tersebut di antaranya lembar jawaban, blangko ijazah, serta berbagai dokumen berita acara UN 2016.

"Dokumen tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar di belakang kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten di KP3B," katanya.

Menurut Ardius yang juga Sekretaris Dinas Pendidikan Banten, pemusnahan dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan dan membuktikan bahwa Dindikbud Banten sangat transparan dalam menjalankan UN 2017 ini.

"Pemusnahan ini merupakan rangkaian dari kegiatan rutin UN. Dokumen ini berkas UN tahun lalu yang tidak terpakai. Sesuai aturan jika sudah tidak terpakai harus dimusnahkan," katanya.

Sedangkan untuk lembar soal UN 2016, kata Ardius, masih berada di masing-masing sekolah untuk program pengayaan UN 2017. .

"Untuk soal UN kemarin digunakan oleh pihak sekolah, untuk pengayaan soal dalam menghadapi UN 2017 ini," kata Ardius.

Adapun dokumen yang dimusnahkan diantaranya blangko ijazah SMA IPA 807 lembar, SMA IPS 901 lembar, SMA Bahasa 56 lembar, blangko ijazah SMA LB 5 lembar, blangko ijazah SMK 2529 lembar. Kemudian blangko ijazah SMP LB 5 lembar, blangko ijazah paket C IPA 13 lembar, blangko ijazah Paket C IPS 1641 lembar, blangko ijazah paket B 838 lembar, blangko ijazah SKH UN SMA/MA/Paket C 4072 lembar, blangko ijazah SKH UN SMK 2451 lembar dan SKH UN SMP/MTs/Paket B 7176 lembar.

Sementara terkait kesiapan UN, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten telah mendistribusikan lembar soal dan jawaban Ujian Nasional berbasis kertas dan pinsil (UNKP). Pendistribusian soal UN dipimpin oleh Kepala Dindikbud Banten Engkos Kosasih Samanhudi.

Engkos Kosasih mengatakan, proses pendistribusian soal UN 2017 mendapatkan pengawalan dari pihak Kepolisian hingga sampai ke tujuan yaitu kantor cabang dinas (KCD) di delapan kabupaten/kota.

"Dari KCD soal UN tersebut akan didistribusikan ke gugus dari masing-masing rayon," kata Kosasih.

Ia mengatakan, gugus adalah sekolah yang dipercaya oleh seluruh sekolah yang mengikuti UNKP.

"Alhamdulilah proses distribusi sudah berjalan dengan aman dan lancer sampai tujuan," katanya.

Menurutnya, pihaknya melibatkan pihak Kepolisian untuk melakukan pengawasan mengantisipasi agar tidak terjadi kebocoran soal UN 2017.

"Saya mengimbau kepada panitia, sekolah, guru dan pengawas serta instansi terkait dalam UN, untuk menjaga kerahasiaan soal UN karena ini dokumen negara yang harus terjaga kerahasiaannya," kata Engkos.

Terkait dengan UNBK, mulai hari Senin (4/4) UNBK akan dilaksanakan pukul 07.00 WIB. Hal itu dikarenakan, UNBK dilakukan dengan tiga shiff dan UNKP dimulai sekitar pulul 09.30 WIB.

Ia mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak PLN dengan membuat nota kesepahaman antara PLN kabupaten/kota dengan Dindikbud Banten. Termasuk juga jaringan internet, Dindikbud Banten melakukan kerjasama dengan PT Telkom.

(M045/S031)

Pewarta: Mulyana
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2017