Kamis, 17 Agustus 2017

Menteri PUPR ungkapkan pembangunan tol Bocimi selesai 2019

| 5.425 Views
Menteri PUPR ungkapkan pembangunan tol Bocimi selesai 2019
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. (ANTARA /Reno Esnir )
Sukabumi (ANTARA News) - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengungkapkan pembangunan Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) sepanjang 54 km akan selesai pada 2019.

"Kalau tahun 2017 bisa kita selesaikan pembebasan lahannya, 2019 bisa selesai seluruhnya," katanya di sela mendampingi Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Bogor dan Sukabumi Jawa Barat, Rabu.

Ia menjelaskan untuk pembangun Tol Bocimi Seksi I (Bogor-Cigombong) sepanjang 15,35 km sudah selesai konstruksinya hampir 50 persen.

"Saya kira progresnya sudah hampir 50 persen konstruksinya, kalau tanahnya sudah 90 persen lebih," kata Basuki.

Menurut dia, hingga akhir 2017 pembangunan Tol Bocimi Seksi I akan selesai dari Bogor hingga Caringin.

"Nanti dari Bogor sampai Cigombong atau seksi I, itu akan selesai Maret 2018," kata Basuki.

Ia menjelaskan pengerjaan Jalan Tol Bocimi meskipun sudah dimulai sejak tahun 1997, namun mangkrak dan baru dimulai lagi pada akhir 2015.

"Waktu itu saya yang meresmikan "ground breaking"nya, kalau kunjungan Presiden kan bulan Juni 2016," kata Basuki.

Ia menjelaskan untuk pemgerjaan Seksi II hingga IV saat ini sedang dilakukan pengukuran tanah.

"Kalau hingga Seksi IV sepanjang 54 KM, sekarang baru pengukuran selanjutnya masuk sosialisasi terus appraisal," katanya.

Basuki mengatakan pembangunan konstruksi Tol Bocimi harus memperhatikan kondisi topografi tanah yang berbukit dan rawan pergerakan tanah.

"Topografi tanahnya berbukit dan rawan gerakan tanah sehingga konstruksinya tidak bisa mengikuti standar biasa, harus lebih detil," katanya.

Basuki mengemukakan kondisi topografi Tol Bocimi mirip dengan Jalan Tol Cipularang di mana tanahnya bergerak terus.

Selain meninjau pembangunan Jalan Tol Bocimi, Presiden dalam kunjungan kerjanya juga menyaksikan pembagian paket sembako untuk warga di Ciawi, Caringin (Bogor) dan di Cicurug, Cibadak (Kabupaten Sukabumi), Jawa Barat.

Di tiap titik jumlah paket sembako yang dibagikan pihak Istana Kepresidenan mencapai sekitar 3.000 paket. Tiap paket berisi lima kg beras, satu kg gula pasir, satu pack teh celup, minyak goreng satu kg.

Editor: AA Ariwibowo

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Berita Lainnya
Komentar Pembaca
Baca Juga