London (ANTARA News) - Manajer Manchester City Pep Guardiola berharap dapat bertahan selama mungkin di klub Liga Inggris tersebut dan membangun skuad yang dapat mengantarkan kesuksesan jangka panjang, kata pria Spanyol tersebut.

City telah menghabiskan lebih dari 200 juta pound pada transfer-transfer, menurut sejumlah media Inggris, setelah Guardiola gagal memenangi trofi untuk pertama kalinya dalam karier manajerialnya pada musim lalu.

"Saya akan berusaha untuk bertahan selama mungkin untuk membantu, untuk membantu City bergerak ke depan dan tetap berada di papan atas," kata Guardiola, yang memulai tahun kedua dari kontrak tiga tahunnya musim ini, kepada para pewarta.

"Menurut saya klub harus bekerja dan mendengarkan manajer di saat yang tepat, namun juga memiliki keputusan-keputusannya sendiri di masa yang akan datang. Tidak seorang pun tahu apa yang akan terjadi. Bagi seluruh manajer di dunia, itu tergantung kepada hasil-hasil."

Guardiola melakukan upaya untuk secara signifikan menurunkan rata-rata usia skuadnya di City, melepas Pablo Zabaleta, Gael Clichy, Bacary Sagna, dan Aleksandar Kolarov sejak akhir musim lalu.

Ia juga merekrut beberapa pemain muda dalam skuadnya, termasuk kiper Ederson, gelandang Bernardo Silva, dan bek back Benjamin Mendy.

"Para pemain baru telah datang dan kami tahu jenis energi yang mereka miliki untuk memberikan kami peluang bagus untuk bertarung demi gelar-gelar," tambah Guardiola. "Seluruh pemain, rata-rata mereka begitu muda, maka untuk lima, enam, atau tujuh tahun mendatang mereka akan berada di sini."

Guardiola juga mengonfirmasi Mendy akan tetap menepi selama tiga pekan karena cedera paha, yang dapat membuat pemain Prancis itu absen pada pertandingan pembukaan Liga Inggris di markas Brighton and Hove Albion pada 12 Agustus.

"Sayangnya ia sedikit cedera dan tidak siap untuk dua atau tiga pekan," demikian Reuters.

(H-RF/I015) 

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2017