Senin, 23 Oktober 2017

Arcandra: Pemanfaatan SDA perlu dana asing

| 2.715 Views
Arcandra: Pemanfaatan SDA perlu dana asing
Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Kebutuhan kita yang dasar-dasar saja."
Sumbawa Besar (ANTARA News) - Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengatakan pemanfaatan sumber daya alam (SDA) Indonesia memerlukan tenaga manusia, teknologi dan pendanaan asing atau negara lain.

"Pendanaan pengelolaan SDA kalau bisa berasal dari negeri sendiri, tapi kenyataannya kita masih membutuhkan dari asing karena besarnya risiko untuk penelitian pemanfaatan SDA," kata di Sumbawa Besar, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin.

Hal itu dikatakan ketika memberikan pencerahan kepada civitas akademika dan ratusan mahasiswa baru Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) yang mengikuti masa orientasi pengenalan kampus.

Kesenjangan kualitas sumber daya manusia (human resources), teknologi dan pendanaan untuk pemanfaatan SDA, menurut dia, harus ditutupi, meskipun harus memanfatkan sumber dari luar negeri.

Oleh karena itu, Arcandra mengajak semua pihak untuk tidak lagi berpikir secara emosional bahwa bangsa Indonesia dapat melakukan pemanfaatan SDA sendiri, tanpa melihat fakta kesenjangan (gap) yang terjadi saat ini.

"Harapan saya, semoga kita semua bisa benar-benar paham bahwa pengelolaan SDA membutuhkan SDM dari bangsa lain. Nantinya cita-cita bangsa kita sendiri mampu mengelola, tapi untuk gap yang ada, mari sama-sama membuka diri bahwa kita membutuhkan teknologi, pendanaan, human resources dari bangsa lain," ujarnya.

Ia juga mengajak civitas akademika dan mahasiswa UTS untuk melakukan penelitian ilmu pengetahuan dan teknologi berdasarkan kebutuhan dunia industri, bukan lagi melakukan penelitian yang berakhir di atas kertas.

Penelitian ilmu pengetahuan dan teknologi yang diperlukan oleh Indonesia saat ini, menurut dia, adalah yang dapat bermanfaat dalam pemanfaatan SDA, sehingga cita-cita para pendiri bangsa (founding fathers) dapat terwujud.

"Saya berpesan kepada para dosen, jangan lagi kita melakukan sesuatu kegiatan penelitian berdasarkan rasa ingin tahu. Bagaimana rasanya hidup di planet Mars, misalnya. Mungkin belum sampai di situ kebutuhan kita. Kebutuhan kita yang dasar-dasar saja," ucapnya.

Ia juga mengajak semua komponen bangsa harus bekerja sama dan jangan mengembangkan rasa nasionalisme yang sempit.

"Sudah selayaknya sekarang ini berpikir bagaimana berbuat untuk mengembangkan SDA sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945 yang menegaskan bahwa sumber daya alam dikuasai negara dan dipergunakan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat," demikian Arcandra Tahar.

Editor: Priyambodo RH

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Berita Lainnya
Komentar Pembaca
Baca Juga