counter

Pemkab Bantul akan menata pedagang di kawasan Bendung Kamijoro

Pemkab Bantul akan menata pedagang di kawasan Bendung Kamijoro

Bendung Kamijoro di Desa Sendangsari Pajangan Bantul, DIY (Foto ANTARA/Hery Sidik)

melalui pembayaran pajak, royalti, dana CSR dan bantuan-bantuan lainnya, kami terus berupaya mendorong pembangunan daerah
Bantul (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta akan menata pedagang yang membuka warung usaha di kawasan Bendung Kamijoro wilayah Desa Sendangsari Pajangan agar bisa teratur dan menambah daya tarik wisata buatan itu.

Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih di Bantul, Minggu, mengatakan, yang tidak pernah disangka sebelumnya dari adanya Bendung Kamijoro di Pajangan adalah munculnya para pedagang sebagai dampak berkembangnya kawasan objek wisata dadakan tersebut.

"Jadi itu menjadi objek wisata kagetan, sementara pemerintah belum mengatur karena tidak ada yang mengomando dan warga membuka warung-warung. Makanya ini nanti akan kita rapikan dan kita tata," katanya.

Baca juga: Wabup Bantul sebut Bendung Kamijoro tingkatkan kinerja pertanian

Untuk itu, kata dia, pihaknya melalui pembayaran pajak, royalti, dana CSR dan bantuan-bantuan lainnya, kami terus berupaya mendorong pembangunan daerah.

"Sehingga sekalian saja kita buat, kita tetapkan sebagai objek wisata baru di Kabupaten Bantul, kan ini berfungsi sebagai objek wisata pendidikan bagi anak jurusan IPA bagaimana teknik irigasi itu dilakukan," katanya.

Menurut dia, terkait Bendung Kamijoro yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat pada 2018 itu diproyeksikan mampu mengairi daerah irigasi untuk kegiatan pertanian di beberapa kecamatan Bantul wilayah selatan seluas 2.370 hektare.

Namun demikian, kata dia, pada musim kemarau ini pantauan dari Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Bantul, bahwa debit air sungai mengalami penurunan, selain itu ada endapan sedimen di sekitar bendung, sehingga potensi irigasi belum bisa maksimal.

"Sekarang ini baru (mengairi) seluas 1.500 hektare, karena masih ada sedimentasi sungai, namun ke depan akan diperbaiki, kalau sedimennya itu diangkat nanti harapan kita potensi maksimalnya bisa terwujud yaitu mengairi daerah irigasi seluas 2.370 hektare," katanya.

Baca juga: Di Pantai Pelangi Bantul 30 peserta SMN Riau melepas tukik
Baca juga: Komisi V DPR RI tinjau Bendung Kamijoro di Bantul

Pewarta: Hery Sidik
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar