counter

Tour de Indonesia 2019

631 personel amankan Tour d'Indonesia di Lumajang

631 personel amankan Tour d'Indonesia di Lumajang

Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban (tengah) bersama Tim Cobra siap mengamankan perjalanan pebalap sepeda Tour d'Indonesia di Lumajang (Foto Polres Lumajang)

Lumajang, Jawa Timur (ANTARA) - Sebanyak 631 personel gabungan siap mengamankan perjalanan peserta balap sepeda Tour d'Indonesia yang akan melewati Kabupaten Lumajang, Jawa Timur pada etape tiga yang dimulai dari Kota Batu hingga finis di Kabupaten Jember pada Rabu.

"Untuk kekuatan Polri sebanyak 390 personel dan kami juga melibatkan 50 personel Satgas Keamanan Desa dalam pengamanan peserta Tour d'Indonesia saat melintas di Lumajang," kata Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban di Lumajang, Selasa.

Selain itu, lanjut dia, kekuatan kendaraan yang disiagakan sebanyak enam unit kendaraan Polri yang terdiri dari empat unit ranger Sabhara, dua unit mobil patwal, dan 15 unit sepeda motor, serta sejumlah ambulans.

Rute yang dilalui peserta Tour d'Indonesia di Lumajang yakni Jalan Raya Ranuyoso - Klakah - Kedung jajang - Terminal Wonorejo - Randuagung - Jatiroto, sehingga jalur tersebut harus steril dari kendaraan.

"Sesuai dengan kesepakatan antara pihak Satlantas, Dispora dan Dishub, jalur tersebut akan disterilkan dari kendaraan satu jam sebelum dilewati oleh rombongan pebalap Tour d'Indonesia," katanya.

Ia mengajak seluruh masyarakat Lumajang untuk menyukseskan even internasional tersebut karena merupakan sebuah kebanggaan tersendiri bagi wargaLumajang karena wilayahnya dilalui kegiatan Tour d'Indonesia 2019.

Baca juga: Sejumlah jalur utama di Jember ditutup saat Tour d'Indonesia 2019

"Saya mengajak seluruh warga Kabupaten Lumajang untuk menyukseskan dengan menonton secara tertib dan ikuti arahan petugas di jalanan, serta kami imbau pengguna jalan untuk memilih jalur alternatif yang telah disediakan," ujarnya.

Apabila memang mendesak, lanjut dia, pihaknya juga telah menyiapkan beberapa kantong parkir di sepanjang lintasan balap sepeda tersebut, sehingga semua pihak diimbau untuk menyukseskan Tour d'Indonesia.

"Hal tersebut merupakan salah satu cara agar dikenal oleh masyarakat nasional bahkan dunia bahwa warga Kabupaten Lumajang berpartisipasi dalam kesuksesan Tour d'Indonesia tahun 2019," katanya.

Arsal mengatakan Polres Lumajang juga menyiagakan Tim Cobra yang akan siaga di perbatasan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dan even internasional itu harus sukses karena menyangkut identitas bangsa, budaya, dan keramahtamahan masyarakat Indonesia akan dikenang oleh para peserta Tour de Indonesia.

Sementara Kasat Lantas Polres Lumajang AKP I Gede Putu Atma Giri mengatakan ada tujuh titik kantong parkir bagi yang terlanjur memasuki jalur balap sepeda internasional itu yakni SPBU Sukodono, SPBU Labruk lor, Timbangan Lempeni, Depot Brasil, SPBU Kedungjajang, JLT Utara, dan JLT selatan.

Untuk mengantisipasi kemacetan, Satlantas Polres Lumajang telah menyiapkan tiga jalur alternatif bagi kendaraan lain agar tidak bersinggungan dengan rute yang dilalui oleh pebalap sepeda.

"Jalur Ranubedali tembus rel kereta Klakah, Jalur rel kereta Klakah keluar di SPBU Klakah, SPBU Klakah keluar Banyu Putih. Selain itu ada pula jalur alternatif dari arah Jember menuju Probolinggo yakni sebanyak empat jalur alternatif," katanya.

Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ajang balap sepeda dan promosi wisata Indonesia

Komentar