Detroit, Michigan (ANTARA News) - Teknologi tinggi bertemu dengan seni tinggi terjadi Selasa jelang tengah malam, ketika sebuah robot menjadi konduktor Orkes Simponi Detroit. Ini untuk pertama kalinya sebuah orkestra diserahkan pada robot dan mesin berbentuk manusia kecil antariksa itu mendapat sambutan hangat. Baik hadirin maupun para penampil memberikan tepuk tangan yang membahana setelah robot ASIMO (Advanced Step in Innovative Mobility) memimpin simponi itu, dalam pergelaran "The Impossible Dream" menjelang konser laris yang menampilkan pemain selo Yo-Yo Ma. "Acara ini sungguh menarik untuk ditonton. Teknologi itu mengejutkan banyak orang," ujar pemain bass trombone Randall Haves, yang telah bermain bersama Orkes Simponi Detroit selama 22 tahun. Namun demikian, Hawes berpandapat robot putih kecil itu belum akan menggantikan konduktor manusia dalam waktu dekat ini. "Kita bereaksi terhadapnya. Robot tak bisa memberikan tanggapan terhadap kita," katanya, seperti dilaporkan AFP. "Itulah satu-satunya hal yang hilang. Kita tahu kapan lagu akan berhenti, jadi kita berhenti." (*)

Pewarta:
Copyright © ANTARA 2008