counter

Bappeda Papua segera pantau kondisi venue PON 2020

Bappeda Papua segera pantau kondisi venue PON 2020

Kepala Bappeda Provinsi Papua Yohanis Walilo (ANTARA /Hendrina Dian Kandipi)

semua venue ditargetkan rampung pada Juni dan Juli 2020
Jayapura (ANTARA) - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Papua segera memantau kondisi venue yang akan digunakan untuk PON XX pada 2020 di Bumi Cenderawasih.

Kepala Bappeda Provinsi Papua Yohanis Walilo di Jayapura, Jumat, mengatakan pihaknya dalam waktu dekat akan berkeliling ke 10 kabupaten dan kota se-Bumi Cenderawasih untuk mengecek venue-venue tersebut.

"Dalam waktu dekat kami akan turun ke lapangan, tentu semua pihak akan dilibatkan, seperti KONI Papua, PB PON, dinas terkait maupun DPR Papua," katanya.

Menurut Yohanis, dari hasil pantauan di lapangan, pihaknya akan membuat laporan kepada Gubernur Papua, sehingga, dalam pertemuan dengan presiden nanti terkait pelaksanaan PON di Papua, sudah dapat dilaporkan progres sesuai data di lapangan.

Baca juga: Papua perbaiki fasilitas infrastruktur jelang PON


"Dari laporan Dinas Olahraga, Dinas PUPR Papua maupun Kementerian PUPR, proses pembangunan terus dilakukan, dan semua venue ditargetkan rampung pada Juni dan Juli 2020," ujarnya.

Senada dengan Yohanis Walilo, Sekretaris Umum (Sekum) PB PON Papua Elia Loupatty mengatakan pihaknya mengapresiasi Kementerian PUPR maupun Dinas PU Papua dan Disorda yang terus berusaha membangun venue PON di Bumi Cenderawasih.

"PB PON melalui bidang-bidang lainnya pun sedang bekerja keras untuk mensukseskan ajang nasional empat tahunan tersebut," katanya.

Dia mencontohkan, bidang transportasi yang dikoordinasikan langsung oleh Dinas Perhubungan, yang dari hasil rapat koordinasi, Kementerian Perhubungan akan membantu Papua 800 unit bus lengkap dengan sopirnya.


Baca juga: Jadi tuan rumah PON XX, Mimika nantikan bantuan transportasi Kemenhub

Pewarta: Hendrina Dian Kandipi
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jabar bertekad pertahankan juara umum di PON 2020 Papua

Komentar