counter

PT MAB akan konsentrasikan perakitan mobil listrik di Kudus

PT MAB akan konsentrasikan perakitan mobil listrik di Kudus

Dokumentasi foto Pengunjung mengamati mobil listrik Twizy yang dipajang pada pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 di ICE-BSD, Tangerang, Banten. (ANTARA FOTO/Zarqoni maksum/hp)

saat ini sudah banyak permintaan kepada perusahaan yang khusus memproduksi mobil listrik itu.
Jakarta (ANTARA) - PT Mobil Anak Bangsa (MAB) akan mengonsentrasikan perakitan mobil listrik di wilayah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

"Ada di Kudus, konsentrasinya di sana," kata pendiri MAB, Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat.

Moeldoko yang juga Kepala Kantor Staf Kepresidenan menyebutkan saat ini sudah banyak permintaan kepada perusahaan yang khusus memproduksi mobil listrik itu.

"Banyak permintaannya, rencananya dari Perum PPD, di antaranya akan pesan 130 unit pada 2020," jelasnya.

Ia menyebutkan produsen mobil listrik itu juga akan menyediakan kendaraan untuk penumpang di perkotaan.

Baca juga: BYD panen keuntungan berkat kenaikan pasar mobil listrik

"Itu juga sudah ditangani, nanti beberapa kota yang padat seperti Bogor, Bekasi, Batu, Surabaya, sudah persiapan mengganti angkotnya yang sudah tua," katanya.

Ia menyebutkan kapasitas awal akan dapat diproduksi 25 unit kendaraan listrik per bulan, tapi akan mencapai 100 unit per bulan.

Ketika ditanya kapan akan mulai berproduksi, mantan Panglima TNI itu mengatakan sudah mulai produksi sambil membenahi sarana prasarana yang diperlukan.

Ia juga berharap TKDN 40 persen dapat dipenuhi secepatnya. "Ini soalnya komponen utamanya masih dari luar, yang pertama motor, kedua baterai," katanya.

Moeldoko yakin terkait baterai dalam dua tahun ke depan sudah bisa diproduksi di dalam negeri.

"Kalau motor, kami sedang bekerja sama dengan beberapa perguruan tinggi untuk mengembangkannya, " katanya.

Ia mengungkapkan model kendaraan listrik itu akan terdiri atas sejumlah model seperti bus berukuran panjang 12 dan 8 meter serta angkot.

Baca juga: LIPI: Perlu dipersiapkan model bisnis untuk kendaraan berbasis listrik

Pewarta: Agus Salim
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pengamat: sepeda motor listrik juga harus dikembangkan

Komentar