ACT Sulsel sasar warga Takalar distribusi air bersih

ACT Sulsel sasar warga Takalar distribusi air bersih

ACT Sulsel saat mendistribusikan air bersih di Desa Punaga Kabupaten Takalar yang dilanda kemarau panjang. ANTARA. (Foto : HO-Humas ACT Sulsel)

Sudah dua kali kami distribusi air bersih di Kecamatan Mangarabombang,
Makassar (ANTARA) - Lembaga sosial Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali melakukan aksi sosial dengan menyasar berbagai daerah yang terdampak kekeringan musim kemarau, salah satunya Kabupaten Takalar, Sulsel.

Relawan ACT Takalar, Sudirman di Makassar, Jumat, menyampaikan distribusi air bersih di Takalar telah dilakukan di Kecamatan Mangarabombang sebanyak dua kali.

Melalui Kecamatan Mangarabombang itu, ACT mendistribusikan air bersih di beberapa desa dan dusun, seperti Desa Punaga yang terdiri dari
Dusun Ongkoa, Desa Laikang, dan Dusun Malelaya (daerah transmigran).

Baca juga: ACT merajut asa mualaf Sulsel hingga ke pelosok

"Sudah dua kali kami distribusi air bersih di Kecamatan Mangarabombang, sebelumnya kami laksanakan di Desa Bontomanai sebanyak empat tangki, dan masih ada beberapa titik di kecamatan tersebut yang terdampak dari kemarau panjang ini," ungkapnya.

Menurut Sudirman, persoalan ketersediaan air di Desa Punaga memang menjadi masalah serius dan pelik sebab pada musim kemarau seperti saat ini, masyarakat setempat hanya bergantung pada sumur tua.

Sumur tua ini menjadi satu-satunya sumber air bagi desa berpenduduk 982 jiwa dari 279 Kepala Keluarga (KK), lantaran sumur di rumah masing-masing telah mengering.

Baca juga: ACT - FTI UMI sebar 1000 paket makanan melalui Dapur Qurban

Oleh karena itu, ACT Sulsel kembali mendistribusi air bersih sebanyak enam tangki di Desa Punaga. Langkah ini, kata Sudirman akan terus dilakukan untuk menjangkau berbagai daerah serupa, khususnya di Kabupaten Takalar.

"Saya kasihan melihat warga harus mengantri panjang untuk mendapatkan air, tidak jarang mereka harus menunggu sampai larut malam untuk dapat giliran," sebut Kepala Dusun Ongkoa, Daeng Sewang.

Kondisi yang lebih memprihatikan juga dialami transmigran dengan penduduk sebanyak 61 jiwa dari 15 KK yang berdomisili di Dusun Malaleya, Desa Punaga Takalar. Mereka harus mengangkut air sejauh 2 km untuk memperoleh air bersih.

Baca juga: Global Qurban ACT siap sasar tujuh kabupaten di Sulsel

Pewarta: Nur Suhra Wardyah
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar