Bupati: Pasukan tambahan harus banyak komunikasi dengan masyarakat

Bupati: Pasukan tambahan harus banyak komunikasi dengan masyarakat

Pesawat Hercules yang biasa mengangkut personel dan juga sembilan bahan pokok ke Jayawijaya.(ANTARA News Papua/Marius Frisson Yewun).

Saya harap pasukan yang ada agar masalah sekecil apa pun harus berkomunikasi supaya menjaga keharmonisan TNI/Polri dengan masyarakat
Wamena (ANTARA) - Bupati Jayawijaya,Papua, Jhon Richard Banua minta anggota atau aparat keamanan yang diperbantukan dari luar Papua ke Jayawijaya banyak berkomunikasi dengan masyarakat setempat agar tidak timbul masalah.

Bupati Jhon Richard di Wamena, Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya, Selasa, mengatakan pemerintah menyambut personel yang dikirim ke wilayah itu.

Bupati mengatakan sudah menjadi tugas personel untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan.

"Saya harap pasukan yang ada agar masalah sekecil apa pun harus berkomunikasi supaya menjaga keharmonisan TNI/Polri dengan masyarakat," ucapnya.

Jhon Banua mengatakan selama aparat yang diperbantukan di wilayah ini melaksanakan tugas sesuai protap (prosedur tetap) maka tidak meresahkan masyarakat.

"Karena bertugas sesuai protap kami pemerintah akan mendukung, tetapi kalau aparat tidak melakukan protap, kami juga akan menjaga masyarakat kami," tuturnya.

Bupati mengimbau masyarakat dan aparat saling melindungi agar Jayawijaya tetap aman.

Sebelumnya 300 personel Brimob dari Bangka Belitung dikirim ke Jayawijaya untuk mengantisipasi adanya demonstrasi dan pengerusakan objek-objek vital.

Kapolres Jayawijaya AKBP Tonny Ananda Swadaya mengatakan personel Brimob itu akan membantu kekuatan personel yang sudah ada.

Pewarta: Marius Frisson Yewun
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar