counter

Pasar saham China ditutup naik untuk hari keenam berturut-turut

Pasar saham China ditutup naik untuk hari keenam berturut-turut

Bursa saham China. REUTERS/ALY SONG

Indeks Shanghai menguat 0,84 persen menjadi 3.024,74 poin
Beijing (ANTARA) - Saham-saham China ditutup lebih tinggi pada Senin, memperpanjang reli untuk hari keenam berturut-turut dengan sektor peralatan komunikasi dan internet of things (IOT) memimpin kenaikan.

Indikator utama Indeks Komposit Shanghai menguat 0,84 persen menjadi berakhir di 3.024,74 poin, sedangkan Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China ditutup meningkat 1,82 persen menjadi 10.001,93 poin.

Volume perdagangan gabungan saham dalam kedua indeks tersebut meningkat menjadi 716 miliar yuan (sekitar 101,06 miliar dolar AS) dari 634 miliar yuan pada hari perdagangan akhir pekan lalu.

Sebagian besar saham menguat, dengan jumlah saham naik lebih banyak daripada yang turun, sebanyak 1.328 saham terhadap 118 saham di bursa Shanghai dan 1.965 saham terhadap 132 saham di bursa Shenzhen.

Saham perusahaan pembuat peralatan komunikasi berada di antara perusahaan yang memperoleh keuntungan paling banyak, dengan Eastcompeace Technology Co, Ltd melonjak pada batas harian 10 persen menjadi 17,11 yuan.

Perusahaan-perusahaan di sektor IOT sebagian besar menguat, dengan saham Shanghai Yanhua Smartech Group Co, Ltd melonjak pada batas harian 10 persen menjadi ditutup pada 4,03 yuan per saham.

Sebaliknya, saham-saham perusahaan yang terkait dengan operasi pelabuhan dan peternakan memimpin kerugian.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang China di papan bergaya Nasdaq, melonjak 2,42 persen menjadi ditutup pada 1.733,23 poin.

Baca juga: Bursa saham Seoul berakhir 0,52 persen lebih tinggi
Baca juga: Saham Tokyo berakhir naik didukung ekspektasi penurunan suku bunga AS
Baca juga: Pasar saham Australia berakhir datar karena investor berhati-hati

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar