Penasihat PM tegaskan Inggris tepat waktu keluar dari Uni Eropa

Penasihat PM tegaskan Inggris tepat waktu keluar dari Uni Eropa

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menutup wajah saat rapat dengan Perdana Menteri Irlandia (Taoiseach) Leo Varadkar di Dublin, Irlandia, Senin (9/9/2019). ANTARA FOTO/REUTERS/Phil Noble/djo/nz

London (ANTARA) - Inggris akan meninggalkan Uni Eropa tepat waktu dan para awak media seharusnya berbicara dengan "orang-orang kaya yang sudah tidak menginginkan Inggris bergabung dengan Uni Eropa", kata penasihat Perdana Menteri Boris Johnson, Dominic Cummings, Selasa.

Ketika ditanya apa langkah selanjutnya untuk Brexit, Cummings mengatakan kepada Reuters, "Kalian harus keluar dari London dan berbicara dengan orang-orang yang bukan remainers kaya." Ia mengacu istilah remainers pada kalangan di Inggris yang masih menginginkan negara mereka bergabung dengan Uni Eropa. 

Disinggung apakah Inggris akan keluar tepat waktu, ia menjawab: "Pasti."

Baca juga: Perdana Menteri Inggris tak akan pertimbangkan untuk undur diri
 
Seorang pendemo membawa spanduk dengan tulisan "Hentikan Kudeta" di Berlin, Jerman, Sabtu (7/9/2019), sebagai bentuk protes atas upaya paksa melalui Brexit tanpa kesepakatan. ANTARA/REUTERS/HANNIBAL HANSCHKE/TM


Johnson pada Selasa mengatakan dirinya tidak akan meminta perpanjangan batas waktu Brexit (pemisahan Inggris dari Uni Eropa) pada 31 Oktober.

Pernyataan itu ia keluarkan pada Selasa, beberapa jam setelah undang-undang soal Brexit diberlakukan. Undang-undang itu menuntut pemerintah menunda kepergian Inggris dari Uni Eropa sampai 2020 kecuali jika Johnson berhasil mencapai kesepakatan Brexit.

Sumber: Reuters
​​​​​​​
Baca juga: Macron: Tak ada waktu untuk rundingkan kesepakatan baru Brexit

Baca juga: Eksekutif EU: Brexit tanpa kesepakatan, "kemungkinan yang berbeda"

 

Inggris Pastikan Brexit Tak Berpengaruh pada RI

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar