counter

Bantu investigasi serangan kilang minyak Saudi, Perancis kirim ahli

Bantu investigasi serangan kilang minyak Saudi, Perancis kirim ahli

Kebakaran terlihat dari kejauhan setelah serangan drone oleh kelompok Houthi Iran Yaman di fasilitas pengolahan minyak milik perusahaan Arab Saudi, Aramco, di Buqayq, Arab Saudi, Sabtu (14/9/2019), dalam gambar yang diambil dari video media sosial yang didapatkan REUTERS. ANTARA FOTO/REUTERS/aww/cfo

Paris (ANTARA) - Perancis akan mengirim ahli untuk membantu proses investigasi terhadap serangan di kilang minyak Arab Saudi, sebagaimana dikatakan dalam pernyataan dari kantor Presiden Perancis Emmanuel Macron, Rabu.

Presiden Macron mengecam keras serangan tersebut dan menekankan komitmen Perancis atas stabilitas Arab Saudi kepada Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman.

"Menanggapi permintaan Saudi, Presiden Macron telah mengkonfirmasi kepada putra mahkota bahwa Perancis akan mengirim para ahli ke Arab Saudi untuk terlibat dalam penyelidikan untuk mengungkapkan asal dan modalitas serangan," kata pernyataan dari Istana Elysee tersebut.

Baca juga: Inggris: serangan minyak Saudi "keterlaluan"

Para diplomat mengatakan kepada Reuters, setelah utusan Macron mengadakan pembicaraan di Arab Saudi, serangan yang menghentikan setengah produksi kerajaan itu dapat membahayakan diplomasi Perancis.

Diplomasi tersebut bertujuan untuk menghindari konflik antara Amerika Serikat dengan Iran yang ditakuti dapat terjadi.

Sumber: Reuters

Baca juga: Arab Saudi undang pakar dunia selidiki serangan minyak
Baca juga: Utusan AS untuk Arab Saudi kutuk serangan terhadap instalasi Aramco

Penerjemah: Aria Cindyara
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mengunjungi romantisnya Kota Tua Jeddah

Komentar