Berita politik kemarin, DPR mulai perbaiki gedung hingga sidang PBB

Berita politik kemarin, DPR mulai perbaiki gedung hingga sidang PBB

Polisi menembakkan gas air mata saat bentrokan terjadi di kawasan Palmerah, Jakarta, Rabu (25/9/2019). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/aww.

Sejak Rabu (25/9) dini hari proses perbaikan sudah kami lakukan, kata Indra
Jakarta (ANTARA) - Terdapat beberapa berita politik kemarin (Rabu, 25/9), mulai DPR yang mulai berbenah memperbaiki kerusakan gedung pascademonstrasi mahasiswa hingga partisipasi Indonesia pada Sidang Ke-74 Majelis Umum PBB di New York.

Berikut sejumlah berita politik kemarin yang masih menarik untuk dibaca hari ini:

1. DPR mulai perbaiki kerusakan gedung pascaaksi demonstrasi

Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar mengatakan institusinya sejak Rabu dini hari sudah melakukan perbaikan di beberapa titik di Kompleks Parlemen yang mengalami kerusakan pasca-aksi demonstrasi mahasiswa pada Selasa (25/9).

"Sejak Rabu (25/9) dini hari proses perbaikan sudah kami lakukan," kata Indra di Jakarta, Rabu.

Selengkapnya di sini


2. 90 mahasiswa korban unjuk rasa DPR RI dirawat di RSPP

Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) menyatakan telah merawat 90 mahasiswa yang menjadi korban luka dalam unjuk rasa di DPR RI sepanjang Selasa (24/9).

"Dari 90 pasien ini, 74 pasien masuk kategori hijau yaitu kondisinya cukup stabil dengan kesadaran penuh, sehingga pasien kita observasi beberapa saat dan langsung bisa dipulangkan," kata Direktur RSPP Kurniawan Iskandarsyah di RSPP, Jakarta, Rabu.

Pasien lainnya, kata dia, 14 orang masuk kategori kuning yang dalam hal ini membutuhkan observasi. Sedangkan dua sisanya masuk kategori merah yang harus diobservasi secara ketat.

Selengkapnya di sini


3. Bamsoet jenguk korban demo di RS Pelni dan RS Polri

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menjenguk korban demonstrasi dari kalangan mahasiswa dan aparat kepolisian yang dirawat di RS Pelni dan RS Polri Kramat Jati pada Rabu (25/9).

"Kemarin karena rapat paripurna DPR RI baru selesai sore hari sekitar jam 16.00 WIB, serta adanya tembakan gas air mata dan situasi yang tidak memungkinkan, saya tidak jadi bertemu langsung kawan-kawan mahasiswa," kata Bamsoet dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Bamsoet mendatangi RS Pelni menjenguk mahasiswa program studi Ilmu Hukum angkatan 2016 Universitas Al-Azhar Indonesia, Faisal Amir, serta mendatangi RS Kramat Jati untuk menjenguk aparat kepolisian.

Selengkapnya di sini


4. KPK bantah undang mahasiswa terkait demo

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah mengundang mahasiswa untuk melakukan "briefing" terkait dengan aksi demonstrasi yang terjadi di sejumlah daerah.

"Kejadiannya tidak seperti itu," kata Komisioner KPK Alexander Marwata di Solo, Jateng, Rabu.

Ia membantah video dan foto yang viral beredar terkait pertemuan mahasiswa dengan juru bicara KPK Febri Diansyah di sebuah ruangan berkaitan dengan aksi demonstrasi tersebut.

Selengkapnya di sini


5. Menlu RI bahas isu ekonomi, perempuan dalam rangkaian bilateral di PBB

Memasuki hari kedua rangkaian kegiatan Sidang ke-74 Majelis Umum PBB di New York, Selasa (24/9), Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi melakukan tujuh pertemuan bilateral dengan mitranya dari Rumania, Aljazair, Solomon Islands, Guatemala, Estonia, Ceko, serta dengan Presiden Majelis Umum PBB.

“Kerja sama ekonomi, pengarusutamaan isu perempuan, serta isu Palestina di Dewan Keamanan PBB menjadi fokus pembicaraan saya dengan negara sahabat di hari kedua ini,” kata Retno dalam keterangan tertulis Kemlu RI, Rabu.

Untuk meningkatkan kerja sama ekonomi, Indonesia akan terus mendorong pembentukan instrumen perdagangan bilateral seperti preferential trade agreement (PTA) serta mengajak kolaborasi pihak swasta dan BUMN.

Selengkapnya di sini

Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor: Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bamsoet yang memilih profesi jurnalis dan mobil listrik

Komentar