counter

Anti Hoax

Hoaks, Ma'ruf Amin mengundurkan diri sebagai wapres setelah dilantik

Hoaks, Ma'ruf Amin mengundurkan diri sebagai wapres setelah dilantik

Wakil Presiden Jusuf Kalla (kiri) menyalami Wakil Presiden terpilih KH Ma'ruf Amin di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (4/10/2019). Jusuf Kalla mengajak KH Ma'ruf Amin berkeliling dan memperkenalkan suasana Istana Wakil Presiden yang akan segera ditempati oleh wapres terpilih itu. ANTARA FOTO/Setwapres-Jeri Wongiyanto/wsj.

Jakarta (ANTARA/JACX) - Beredar di sosial media Facebook sebuah unggahan berita dari kabarislamnews.com dengan judul "KH Ma'ruf Amin Akan Mengundurkan Diri Setelah Di Lantik".

Unggahan itu juga disertai narasi "Nah buat para pendukungnya ma'ruf amin Selamat pujaanmu akan mengundurkan diri. Pasti diganti sama penista agama C Ahok".

Klaim: Ma'ruf Amin akan mengundurkan diri setelah dilantik. 
Rating: Salah/Disinformasi

Penjelasan:
Narasi dalam unggahan tersebut seakan-akan merujuk kepada jabatan wakil presiden yang akan dilepas oleh Ma'ruf Amin setelah dilantik.

Namun jika ditelusuri maka isi artikel dari kabarislamnews.com dengan judul "KH. Ma'ruf Amin Akan Mengundurkan Diri Setelah Dilantik" tersebut menyajikan berita KH Ma'ruf Amin mengundurkan diri sebagai Ketua MUI, bukan sebagai Wakil Presiden yang tersirat dalam unggahan tersebut.

Narasi pada unggahan tersebut dipelintir untuk menggiring opini yang salah bagi pembacanya. 
 
Tangkap layar Laporan Isu Hoaks Harian Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika tentang informasi salah bahwa Ma'ruf Amin akan lepas jabatan setelah dilantik.


Cek fakta: Ma'ruf Amin lepas jabatan MUI jika ditetapkan sebagai wapres

Cek fakta: Ma'ruf Amin akan pelajari informasi tugas wapres dari JK

Cek fakta: JK undang Ma'ruf Amin salat Jumat di Istana Wapres

Cek fakta: Ma'ruf Amin: Tidak setuju RKUHP bisa gugat ke MK


 

Pewarta: Tim JACX dan Kemkominfo
Editor: Panca Hari Prabowo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bertemu Raja Malaysia, Ma’ruf Amin minta perlindungan TKI

Komentar