Saham China ditutup menguat setelah libur sepekan

Saham China ditutup menguat setelah libur sepekan

Ilustrasi - investor memantau perkembangan harga saham pada bursa saham di China. ANTARA/REUTERS/Aly Song/am.

Beijing (ANTARA) - Saham-saham China ditutup lebih tinggi pada perdagangan Selasa, setelah libur panjang selama sepekan untuk hari jadi Republik Rakyat China, dengan perusahaan-perusahaan yang terkait peternakan memperoleh keuntungan terbesar.

Indikator utama pasar saham China, Indeks Komposit Shanghai naik 0,29 persen menjadi ditutup pada 2.913,57 poin, sedangkan Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China berakhir 0,30 persen lebih tinggi pada 9.474,75 poin.

Volume perdagangan gabungan saham di kedua bursa tersebut meningkat menjadi 373 miliar yuan (sekitar 52,74 miliar dolar AS) dari 352,5 miliar yuan pada perdagangan sebelumnya (30/9/2019).

Baca juga: Pasar saham China ditutup naik untuk hari keenam berturut-turut

Sebagian besar saham melonjak, dengan jumlah saham naik lebih banyak daripada yang turun, sebanyak 734 saham terhadap 652 saham di bursa Shanghai dan 1.048 saham terhadap 987 saham di Shenzhen.

Perusahaan-persahaan di sektor peternakan termasuk di antara pemenang terbesar, dengan saham Shandong Minhe Animal Husbandry Co, Ltd terangkat 6,31 persen menjadi ditutup pada 32,34 yuan per saham.

Sementara itu, perusahaan yang terkait dengan program radio, film dan televisi memimpin kerugian.

Sementara itu, indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya Nasdaq China, bertambah 0,67 persen menjadi berakhir di 1.616,58 poin.

Baca juga: Pasar saham China berakhir menguat didorong sektor sekuritas dan 5G

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar