KBN targetkan jual 50 hak cipta pada Frankfurt Book Fair

KBN targetkan jual 50 hak cipta pada Frankfurt Book Fair

Ketua Komite Buku Nasional Laura Bangun Prinsloo (Indriani)

Jakarta (ANTARA) - Ketua Komite Buku Nasional (KBN) Laura Bangun Prinsloo menargetkan menjual setidaknya hak cipta 50 judul buku dalam Frankfurt Book Fair 2019 yang akan diselenggarakan pada 16 Oktober hingga 20 Oktober.

"Kami menargetkan bisa menjual hak cipta paling tidak 50 judul buku. Kami optimistis bisa mencapai target tersebut," ujar Laura dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.

Pada ajang London Book Fair 2019 pada Maret lalu, terjual setidaknya 125 hak cipta, yang terdiri dari sejumlah genre atau dengan nilai sekitar Rp140 miliar.

Pada tahun ini, KBN menampilkan sebanyak 350 judul buku dan 10 penerbit. KBN juga akan menampilkan para penulis Indonesia seperti Rio Johan, Soe Tjen Marching, Diana Rikasari, dan Feby Indirani.

"Semua genre buku kita bawa ke Frankfurt. Namun kami memiliki katalog baru yakni karakter, seperti komik si Juki," terang dia.

Baca juga: Komik tentang Raden Saleh diluncurkan pada Frankfurt Book Fair 2019

Selain itu, lanjut dia, KBN akan menampilkan konten kreatif dari industri perbukuan di bidang kuliner, musik dan ilustrasi.

"Ajang Frankfurt Book Fair tidak hanya menampilkan buku cetak, tapi berbagai produk alihwahana lainnya."

Laura mendorong agar semakin banyak hak cipta penulis Indonesia yang dibeli oleh penerbit luar negeri. Dengan demikian buku karya Indonesia semakin dikenal di luar negeri.

Baca juga: Indonesia ikut ramaikan Frankfurt Book Fair di Jerman

Dalam acara pameran tersebut juga akan diluncurkan komik mengenai maestro lukis asal Indonesia yakni Raden Saleh.

Buku komik tersebut, ditulis oleh sejarawan seni asal Jerman Dr Werner Kraus bersama tiga ilustrator komik untuk menandai kontribusi penting Raden Saleh, yang merupakan seniman yang mengukir hubungan sejarah antara Jerman dan Indonesia.

Baca juga: 300 buku Indonesia di Frankfurt Book Fair
 

Pewarta: Indriani
Editor: Masnun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

2 Lukisan karya Raden Saleh direstorasi

Komentar