IKT nyatakan Pemprov Sulsel siap jemput 1.400 pengungsi Wamena

IKT nyatakan Pemprov Sulsel siap jemput 1.400 pengungsi Wamena

Suasana pengungsi yang ditampung sementara di Tongkonan, Kotaraja (ANTARA/Musa Abubar)

Jayapura (ANTARA) - Ikatan Keluarga Toraja Provinsi Papua mengklaim Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) siap menjemput 1.400 pengungsi asal Wamena, Kabupaten Jayawijaya, yang ditampung di Tongkonan, Kotaraja, Distrik Abepura yang diberangkatkan dengan menggunakan Kapal Motor (KM) Sinabung pada Rabu (9/10) kemarin.

"Kami sudah membangun komunikasi dengan pimpinan pemerintahan daerah Sulawesi Selatan, dan sesuai dengan yang disampaikan bupati dan gubernur serta wakil gubernur, siap menjemput dan melayani seribu lebih pengungsi yang turun di Makassar nanti," kata Sekretaris Umum Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Provinsi Papua, Yulius Palulungan di Jayapura, Kamis.

Yulius menjelaskan ketika seribuan lebih pengungsi itu tiba di Makassar, akan dijemput dan dibawa ke asrama haji di Makassar untuk ditampung sementara di situ.

"Asrama haji di Makassar itu posko induk dari Pemerintah Provinsi Sulsel, semua pengungsi yang pulang ke Makassar dijemput oleh Pemerintah Provinsi Sulsel lalu dibawa ke posko induk tersebut," ujarnya.

Baca juga: 2.600 pengungsi Wamena masih di tampung di Tongkonan

Baca juga: IKT siagakan tim evakuasi pengungsi Wamena ke Tongkonan


Nantinya di posko induk itu, menurut dia, dari suku-suku lain seperti dari Toraja, kampung-kampung lain dan kabupaten-kabupaten lain akan datang menjemput warganya yang mengungsi ke kabupaten dan kampungnya masing-masing lalu memindahkannya ke posko kabupaten.

"Contohnya pengungsi Wamena yang dari Toraja Utara dan Tanah Toraja, tidak mungkin dijemput satu mobil dari dua daerah ini karena terlalu banyak. Akhirnya nanti masing-masing ditampung di posko kabupaten Toraja Utara dan Kabupaten Tanah Toraja, masing-masing punya posko," ujarnya.

Jika sudah sampai di posko kabupaten, kata dia, semisal di Toraja maka lebih dahulu akan diterima di Gereja Toraja setelah itu barulah diantar ke rumahnya masing-masing.

"Kalau ada pengungsi yang sakit maka akan dilayani kesehatannya hingga sehat barulah diantar ke rumahnya," ujarnya.

Kini, Pemerintah Provinsi Sulsel sedang mempersiapkan penjemputan 1.400 pengungsi yang naik KM Sinabung pada Rabu (9/10) kemarin dari Jayapura menuju pelabuhan Makassar.

Sebelumnya, PT Pelayaran Nasional Indonesia (PLNI) Jayapura, menggratiskan keberangkatan 1.400 pengungsi asal Wamena, Kabupaten Jayawijaya yang semula ditampung di Tongkonan, Kotaraja, Distrik Abepura. Mereka diberangkatkan dari Pelabuhan Jayapura menuju pelabuhan Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, dengan menggunakan Kapal Motor (KM) Sinabung, Rabu sore.*

Baca juga: 300 lebih pengungsi Wamena ditampung di tongkonan Kotaraja

Pewarta: Musa Abubar
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

TNI AU pulangkan pengungsi pelajar dan guru Wamena

Komentar