PM Bulgaria minta presiden persatuan sepak bola mundur

PM Bulgaria minta presiden persatuan sepak bola mundur

Bek tim nasional Inggris Tyronne Mings (kedua kiri) yang jadi korban cemoohan rasial dari suporter Bulgaria selesai berdebat dengan wasit Ivan Bebek (kiri) dalam laga lanjutan Grup A Kualifikasi Piala Eropa 2020 di Stadion Nasional Vasil Levski, Sofia, Bulgaria, Senin (14/10/2019) setempat. (ANTARA/REUTERS/Carl Recine)

Sofia (ANTARA) - Perdana Menteri Bulgaria Boyko Borissov meminta presiden persatuan sepak bola negara itu (BFU) mundur menyusul pelecehan rasis yang mengacaukan laga kualifikasi Piala Euro 2020 antara Bulgaria dan Inggris pada Senin, demikian menurut menteri olah raga.

"Perdana menteri langsung memanggil saya beberapa waktu lalu," kata Krasen Kralev pada Selasa. "Anda tahu bahwa pemerintah sudah melakukan banyak hal terkait perkembangan sepak bola Bulgaria dalam empat tahun terakhir.

"Namun setelah insiden rasial baru-baru ini, mengingat semua situasi sepak bola dan insiden Senin malam, perdana menteri memerintahkan saya mulai hari ini untuk menangguhkan hubungan dengan BFU, termasuk soal keuangan, hingga pengunduran diri Borislav Mihaylov."

BFU tidak langsung dapat dihubungi untuk dimintai komentar terkait hal tersebut.

Sumber: Reuters

Baca juga: Penontonnya rasis, UEFA hukum Bulgaria
Baca juga: Bulgaria vs Inggris dua kali dihentikan wasit karena cemoohan rasial
Baca juga: Akibat pendukung rasis Bulgaria, Hungaria kena hukuman keras FIFA

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar