Pulau Pengalap diusulkan jadi KEK Pariwisata

Pulau Pengalap diusulkan jadi KEK Pariwisata

Menteri Pariwisata Arif Yahya (topi tengah) menerima dokumen usulan KEK Pariwisata Batam, Rabu. ANTARA/Yunianti Jannatun Naim

Yang masih dipikirkan di sini, atraksi yang menjadikan Kepri Coral berkelas dunia
Batam (ANTARA) - Pulau Pengalap diusulkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) bidang pariwisata demi mengejar pertumbuhan industri pariwisata di daerah pesisir Kota Batam Kepulauan Riau.

"Kick off" pengusulan KEK Pariwisata Pulau Pengalap ditandai dengan penyerahan dokumen usulan dari pemilik PT Pulau Bintang Emas kepada Menteri Pariwisata Arif Yahya di Pulau Pengalap, Rabu.

Menteri pun turut mendorong KEK di pulau yang sudah dikembangkan menjadi Resor Kepri Coral itu.

Baca juga: PT Pulau Bintang Emas investasi Rp11 triliun di Batam

"Ini lokasinya lebih siap. Amenitas enggak ada masalah. Yang masih dipikirkan di sini, atraksi yang menjadikan Kepri Coral berkelas dunia," kata Menteri.

Menteri mengusulkan agar di lokasi itu dikembangkan water sport tourism.

Menurut dia, kekhususan di bidang olahraga air lebih menarik ketimbang pengembangan pulau untuk olahraga golf.

Seperti saat mengembangkan Mandalika, kata dia, Kementerian juga mengusulkan untuk pengembangan pariwisata bidang olahraga. Dan itu yang perlu dilakukan pengelola Resor Kepri Coral.

"Cari saja mitra yang terbiasa dengan water sport misalnya di Maladewa. Saya rasa di sana ada pemain dunia yang spesialisasi water sport," kata dia.

Pengembangan pariwisata olahraga, kata dia, sangat menguntungkan. Apalagi dengan menggandeng kegiatan yang sudah bertaraf internasional, seperti Moto GP di Mandalika.

"Seperti juga di Bintan ada Ironman. Selain membawa brand, juga membawa komunitas brand besar," kata Menteri.

Namun, ia menyarankan agar KEK Pariwisata nantinya tidak hanya di Pulau Pengalap, melainkan juga pulau-pulau lain yang berada di sekitar.

"Mulai (Pulau) Batam sampai (Pulau) Galang, satu kesatuan," kata dia.

Untuk menjadi KEK, kata dia, terdapat 16 syarat yang harus dipenuhi pengelola, antara lain besaran investasi, jumlah tenaga kerja yang akan dipekerjakan dan amdal.

Di tempat yang sama, pemilik PT Pulau Bintang Emas, Hermanto Tan berharap dukungan pemerintah untuk menjadikan pulau yang dikelolanya menjadi KEK.

Dengan KEK, maka diharapkan mempermudah investasi di pulau yang berlokasi di selatan Pulau Abang itu.

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad juga mendukung penetapan KEK bidang pariwisata di sana.

Pemkot Batam akan melakukan seluruh arahan Menteri dalam pengusulan KEK.

"Karena ada di BP Batam coba sinergikan, kami akan lihat pengajuan dokumen tata ruang dan besaran lahan," kata dia.

Baca juga: Menpar lepas penyu di Pulau Pengelap Kota Batam

Pewarta: Yuniati Jannatun Naim
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemkot Batam sambut investasi Rp11 triliun

Komentar