Korea tindak tegas pembocor informasi internal kematian Sulli

Korea tindak tegas pembocor informasi internal kematian Sulli

Choi Jin-ri alias Sulli eks anggota girl group f(x) (REUTERS)

informasi internal dibocorkan secara eksternal oleh petugas pemadam kebakaran
Jakarta (ANTARA) - Otoritas keselamatan dan bencana Korea menyatakan akan menindak tegas pihak-pihak yang terbukti membocorkan informasi internal soal kematian bintang K-Pop Sulli.

Jung Yo Ahn, yang bertugas mengawasi dan mengaudit di Markas Besar Keselamatan dan Bencana Gyeonggi, mengatakan sangat memalukan dan mengecewakan bahwa informasi internal dibocorkan secara eksternal oleh petugas pemadam kebakaran, yang seharusnya menunjukkan perilaku model sebagai pelayan publik dan menunjukkan integritas ketika mereka bertugas melindungi kehidupan dan properti warga.

“Informasi itu bocor ke media sosial melalui seorang karyawan dalam proses berbagi laporan yang diperbarui secara internal, dan rinciannya kemudian diposting di situs portal dan blog terkenal," kata Yo Ahn dalam jumpa pers, Kamis, sebagaimana dilaporkan Soompi.

Yo Ahn menjelaskan bahwa pihaknya telah menjelaskan kepada orang-orang yang mengelola situs portal dan blog itu yang secara eksternal membagikan informasi tersebut adalah ilegal, dan telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan.

Dia menambahkan,"kami saat ini sedang dalam proses menyelidiki bagaimana informasi itu bocor, dan begitu kami memiliki pemahaman yang kuat tentang fakta-fakta, akan ada tindakan tegas yang diambil sesuai dengan undang-undang terkait."

"Kami juga akan membahas sistem pelaporan internal kami, memperkuat program pendidikan kami, dan mengejar langkah-langkah lain untuk memastikan ini tidak terjadi lagi."

Dalam jumpa pers, Markas Besar Bencana dan Keselamatan Gyeonggi telah mengeluarkan permintaan maaf resmi kepada publik setelah laporan tentang upaya pertolongan pertama terkait kematian Sulli pada 14 Oktober bocor secara eksternal.

"Kami ingin dengan tulus meminta maaf kepada publik atas kebocoran eksternal laporan panggilan darurat 119 (nomor telepon darurat Korea) baru-baru ini."

Permintaan maaf itu muncul setelah sebuah laporan yang menyertakan perincian seperti waktu dan lokasi kematian Sulli, mantan anggota girlband f(x) bocor ke publik.


Baca juga: BIGBANG T.O.P suarakan penolakan terhadap "cyber bullying"

Baca juga: Depresi para idola K-Pop menurut analisis ahli kesehatan

Baca juga: Penyanyi K-pop kecam perundungan siber setelah kematian Sulli

Penerjemah: Suryanto
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar