Mataram, (ANTARA News) - Gempabumi tektonik berkekuatan 6,6 Skala Richter (SR) yang mengguncang Kabupaten Sumbawa dan Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (7/8) pukul 06.41.01 Wita mengakibatkan tiga korban luka-luka, puluhan rumah rusak, beberapa diantaranya roboh. Kepala Bagian Humas Pemkab Sumbawa, Amri S.Sos yang dihubungi dari Mataram, Kamis mengatakan, menurut data sementara di Desa Labuan Aji Brangkua, Pulau Moyo tiga korban menderita luka-luka, namun hingga kini belum ada laporan jatuhnya korban jiwa. Di Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa tercatat 10 rumah roboh, satu mushalla retak dan dua sekolah rusak, sementara di Labuan Aji Brangkua pulau Moyo, 31 rumah rusak berat. Sementara di Desa Calabai, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu yang berbatasan dengan kabupaten Sumbawa juga dilaporkan sejumlah bangunan rusak, namun belum ada data resmi mengenai kerusakan bangunan di wilayah tersebut. Menurut informasi dari Badan Meteorologi dan Geofisika Wilayah Denpasar (Bali) hingga Kamis siang (7/8) terjadi tiga kali gempa, namun kekuatanya semakin turun. Gempa pertama terjadi pukul 06:41:01 dengan kekuatan 6,6 SR, pusat gempa 51 kilometer timur laut Sumbawa pada kedalaman 10 kilometer di bawah dasar laut. Kemudian disusul gempa kedua pada pukul 07.07.05 Wita berkekuatan 5,1 SR dengan pusat gempa 50 km timur laut sumbawa pada kedalaman 10 kilometer di bawah dasar laut Selanjutnya pada pukul 11.46.23 Wita terjadi gempa susulan dengan kekuatan 5,2 SR dengan pusat gempa 34 kilometer timur laut sumbawa dengan kedalaman 20 km di bawah permukaan laut. Selain di Sumbawa dan Dompu, gempa tersebut dirasakan di Kabupaten Sumbawa Barat dan Bima, namun belum ada laporan adanya korban dan kerusakan bangunan. (*)

Editor: AA Ariwibowo
Copyright © ANTARA 2008