Presiden terpilih diharapkan intensifkan infrastruktur pariwisata

Presiden terpilih diharapkan intensifkan infrastruktur pariwisata

Pengamat pariwisata Unsoed, Chusmeru. ANTARA/Wuryanti Puspitasari

Perlu aturan yang tegas tentang sertifikasi pekerja wisata agar memiliki standar kerja yang jelas
Purwokerto (ANTARA) - Presiden dan wakil presiden terpilih diharapkan terus mengintensifkan infrastruktur penunjang pariwisata guna meningkatkan angka kunjungan wisatawan, kata pengamat pariwisata dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Chusmeru.

"Presiden dan wakil presiden terpilih, Jokowi dan KH Ma'ruf Amin diharapkan terus meningkatkan infrastruktur penunjang pariwisata demi kemajuan sektor tersebut di tanah air," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu.

Dia menjelaskan, selama ini Presiden Joko Widodo telah sukses melakukan pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, pelabuhan hingga bandara.

"Dengan demikian, kini saatnya memastikan aksesibilitas dan konektivitas infrastruktur tersebut dapat menunjang destinasi maupun objek wisata yang ada di daerah-daerah," katanya.

Dia menambahkan, aksesibilitas bukan hanya berarti kemudahan bagi wisatawan untuk menuju destinasi wisata, tetapi juga aksesibilitas yang berbiaya rendah. "Sehingga objek dan daya tarik wisata di daerah akan makin diminati untuk dikunjungi oleh wisatawan khususnya kaum milenial," katanya.

Dia menambahkan, konektivitas menuju destinasi wisata di daerah perlu didukung oleh pengembangan objek dan daya tarik wisata baru yang terhubung dengan pelabuhan dan bandara.

Selain itu, dia menambahkan, presiden dan wakil presiden terpilih juga diharapkan terus menciptakan iklim pariwisata yang memiliki nilai daya saing antardaerah.

"Dengan demikian maka diharapkan akan selalu muncul kreasi dan inovasi baru di sektor pariwisata," katanya.

Selain itu, kata dia, presiden dan wakil presiden terpilih juga diharapkan terus meningkatkan kapasitas dan profesionalisme pekerja sektor pariwisata.

"Dengan harapan pelayanan kepada wisatawan akan semakin baik. Perlu aturan yang tegas tentang sertifikasi pekerja wisata agar memiliki standar kerja yang jelas, dan tidak menimbulkan permasalahan terhadap wisatawan," katanya.

Sementara itu, dia meyakini bahwa presiden dan wakil presiden terpilih memiliki komitmen yang tinggi untuk memajukan sektor pariwisata di tanah air.
 
Baca juga: Tari Lengger Banyumas pikat pengunjung di Serbia
Baca juga: Kemenhub berikan lima unit BRT untuk Banyumas


Pewarta: Wuryanti Puspitasari
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bisnis lesu penjualan karangan bunga pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Komentar