Pakar sebut Sri Mulyani tahu persis struktur ekonomi Indonesia

Pakar sebut Sri Mulyani tahu persis struktur ekonomi Indonesia

Ketua Tim Ahli Kadin Jatim, Jamhadi saat memberikan materi wirausaha di Unmuh Surabaya (Antara Jatim/ H.O Kadin Jatim)

dia adalah menteri keuangan terbaik dunia, dan tahu betul struktur ekonomi Indonesia
Surabaya (ANTARA) - Pakar ekonomi yang juga Ketua Tim Ahli Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Jawa Timur, Jamhadi menyebut Sri Mulyani tahu persis struktur ekonomi Indonesia, sehingga tidak salah Presiden Jokowi menunjuk kembali sebagai Menteri Keuangan. 

"Saya ucapkan selamat ditunjuknya kembali Sri Mulyani sebagai Menkeu, sebab dia adalah menteri keuangan terbaik dunia, dan tahu betul struktur ekonomi Indonesia," kata Jamhadi di Surabaya, Selasa.

Meski demikian, Jamhadi meminta menkeu baru nantinya mencari trigger atau pemicu dorongan ekonomi yang baru, agar pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa tumbuh lebih tinggi. 

Baca juga: Sri Mulyani jadi calon menteri pertama hari kedua tiba di Istana

Selain itu, kata dia, diharapkan menkeu baru bisa menyederhanakan pajak, sebab di Indonesia masih ada 43 perizinan yang harus dilalui apabila ingin berinvestasi, atau lebih banyak daripada Vietnam yang hanya 14 perizinan, Amerika Serikat 11 perizinan.

"Banyaknya proses pajak ini membuat investasi sangat lamban di Indonesia, sehingga kebanyakan lari ke Vietnam dan beberapa negara lain di wilayah ASEAN," tutur Jamhadi

Jamhadi mengakui di bawah kepemimpinan Menkeu Sri Mulyani, Indonesia masuk dalam 10 besar negara dengan PDB terbesar dunia atau masuk peringkat tujuh, naik daripada sebelumnya yang hanya menduduki peringkat 15 dari total 196 negara.

"Oleh karena itu, perlu didorong lagi agar pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa lebih baik ke depannya," katanya.

Baca juga: Presiden Jokowi minta Sri Mulyani perkuat ekonomi Indonesia

Sebelumnya, Sri Mulyani Indrawati mengaku dirinya tetap diminta untuk menjadi Menteri Keuangan pada periode pemerintahan Presiden Joko Widodo 2019-2024 seusai bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa.

Sri Mulyani bertemu dengan Presiden Jokowi sekitar 1,5 jam. Atas tawaran itu, Sri Mulyani pun menerimanya.

"Saya pribadi merasa hal ini sebagai kehormatan untuk bisa melaksanakan tugas kembali sebagai menteri keuangan dengan terus mendorong kualitas sumber daya manusia," tambah Sri Mulyani.

Sri Mulyani mengaku akan bekerja sama dengan menteri bidang ekonomi lainnya seperti menteri perindustrian, menteri perdagangan dan menteri usaha kecil dan menengah dalam membangun ekonomi lebih baik lagi.

"Bagaimana kita bisa mendorong instrumen-instrumen kebijakan, baik di bidang fiskal dan bertukar pikiran di sektor keuangan perbankan dan capital market karena selama ini di Kementerian Keuangan kami berkoordinasi dengan OJK dan LPS dalam Forum KSSK agar bisa menjaga stabilitas ekonomi ketahanan ekonomi, tapi dalam saat yang sama meningkatkan policy usaha kecil menengah," jelas Sri Mulyani.

Baca juga: Sri Mulyani minta anggota BPK tingkatkan tata kelola keuangan negara

 

Pewarta: A Malik Ibrahim
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menkeu nilai penting pengawasan terhadap aliran DIPA

Komentar