Pertamina dukung program penambahan kilang ramah lingkungan

Pertamina dukung program penambahan kilang ramah lingkungan

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati (tengah) menanggapi pertanyaan sejumlah pewarta di Jakarta, Rabu (23/10/2019). ANTARA/ Zubi Mahrofi.

Green refinery kita mulai di Plaju dan Dumai. Kita juga akan bangun di empat lokasi lainnya
Jakarta (ANTARA) - PT Pertamina (Persero) menyatakan siap mendukung berbagai program Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) salah satunya menambah jaringan kilang penghasil bahan bakar ramah lingkungan (green refinery).

"Green refinery kita mulai di Plaju dan Dumai. Kita juga akan bangun di empat lokasi lainnya," ujar Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati usai menghadiri serah terima jabatan Menteri ESDM di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, pengembangan green refinery merupakan era baru bagi industri Bahan Bakar Nabati (BBN) di Indonesia.

Baca juga: Bio-solar B30 sukses diuji pada suhu dingin Dieng

Ia menambahkan pihaknya juga akan mendukung berbagai program pemerintah lainnya dalam rangka meningkatkan energi nasional.

"Siap support program-program pemerintah seperti yang kita lakukan selama ini dan jika ada arahan lebih lanjut dari pemerintah tentang program ke depan tentu kita akan siap untuk men-support Menteri ESDM baru," katanya.

Ia mengemukakan salah satu komitmen Pertamina adalah pembangunan kilang di Balikpapan dan Tuban yang saat ini sudah berjalan.

"Kami juga melakukan alih kelola blok-blok terminasi untuk menambah portfolio dan produksi hulu migas Pertamina," katanya.

Baca juga: Hingga Juli 2019, kebijakan B20 hemat devisa Rp23,6 triliun

Namun, ia juga berharap mendapatkan dukungan dari pemerintah, termasuk menghadapi tantangan di sektor energi.

"Ada banyak, nanti saya akan minta waktu untuk bertemu dengan beliau untuk memaparkan apa saja tantangan kedepan dan support dari pemerintah yang diperlukan," ucapnya.

Sementara itu, Menteri ESDM Kabinet Indonesia Maju untuk periode 2019-2024 Arifin Tasrif mengatakan bahwa dirinya akan melaksanakan tugas sebaik-baiknya terutama terkait dengan hal-hal yang menjadi perhatian bersama.

"Saya terbuka dengan semua masukan-masukan yang memberikan kebaikan bagi bangsa, mengingat begitu banyaknya tugas. Kita dapat bahas bersama untuk bisa meningkatkan kesejahteraan bangsa," katanya.

Baca juga: Arifin Tasrif, Menteri ESDM yang pernah bercita-cita jadi pilot

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kebakaran pipa Pertamina diduga karena faktor kelalaian

Komentar