Sportainment

Liverpool menang gugatan atas New Balance, siap pakai Nike musim depan

Liverpool menang gugatan atas New Balance, siap pakai Nike musim depan

Logo klub sepak bola Inggris, Liverpool. (ANTARA/Twitter@LFC)

Jakarta (ANTARA) - Klub sepak bola Liverpool memenangi gugatan dari produsen perlengkapan olahraga New Balance atas dugaan pelanggaran klausul kontrak sponsor sebagai penyedia jersey dan berbagai pakaian olahraga.

Putusan Hakim Pengadilan Tinggi, Nigel Teare, yang dibacakan di London pada Jumat siang waktu setempat menyatakan bahwa Liverpool tidak diwajibkan untuk menerima pengajuan kontrak baru New Balance yang menyamai tawaran tertinggi dari produsen lain, Nike.

"Atas berbagai pertimbangan, memutuskan menolak gugatan New Balance," kata Hakim Teare dilansir Liverpool Echo.

"Liverpool tidak wajib untuk menerima pengajuan tawaran kontrak baru New Balance," demikian ia menambahkan.

Baca juga: Mane bagikan 300 jersey Liverpool di kampung halamannya

Baca juga: Jadwal Liga Inggris: Anfield gelar ulangan final Champions


Muara gugatan muncul ketika Liverpool menolak tawaran kontrak baru bernilai 40 juta poundsterling per tahun yang diajukan New Balance demi menyamai tawaran dari Nike.

Padahal, menurut New Balance dalam klausa kontrak yang masih berlaku disebutkan bahwa mereka punya opsi untuk menyamai angka tawaran dari produsen lain sehabis kontrak.

Liverpool dalam menghadapi gugatannya menilai bahwa New Balance tidak bisa menyamai Nike dalam aspek pemasaran.

Salah satu yang muncul sebagai permasalahan adalah New Balance dianggap ingkar janji atas ketersediaan jumlah gerai fisik di Asia yang sempat dijanjikan kala membicarakan kontrak yang berlaku dengan Liverpool saat ini.

Baca juga: Williams: Nike sudah belajar dari kesalahan soal atlet hamil

Baca juga: Beralih ke Nike, alasan Naomi Osaka "ceraikan" Adidas


Lebih jauh dari itu, Liverpool juga menyebut Nike bisa menghadirkan keunggulan pemasaran dengan keberadaan nama-nama atlet berbagai cabang olahraga sosok pesohor yang diyakini membantu mengatrol manfaat pemasaran.

Nama megabintang bola basket LeBron James, yang juga pemilik saham Liverpool,  petenis langganan nomor satu dunia sekaligus peraih 23 gelar bergengsi Serena Williams dan rapper Drake menjadi beberapa sosok berpengaruh di kubu Nike yang akan memberikan keuntungan bagi Liverpool.

"Saya menyimpulkan tawaran dari Mew Balance dalam hal pemasaran tidak menarik bagi Liverpool dibandingkan apa yang dimiliki Nike," kata Hakim Teare.

"Sebab jika bersama New Balance, Liverpool tidak bisa mendapat manfaat dari superstar global sekaliber LeBron James, Serena Williams dan Drake," demikian Hakim Teare.

Baca juga: Liverpool dominasi nominee Ballon d'Or dengan tujuh nama

Baca juga: Klasemen Liga Inggris usai Liverpool kehilangan poin di Old Trafford

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Inovatif dan Kreatif, kunci sukses Never Too Lavish

Komentar