Anak tenggelam ditemukan meninggal oleh tim Basarnas Kupang

Anak tenggelam ditemukan meninggal oleh tim Basarnas Kupang

Tim SAR dari kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang, Nusa Tenggara Timur sedang melakukan evakuasi terhadap jenazah Jerry Taebenasi (12), warga tenggelan yang ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa Minggu (27/10/2019). (FOTO ANTARA/HO-Basarnas Kupang)

Korban sudah ditemukan tim SAR pada Minggu dini hari setelah melalui pencarian di lokasi kejadian sejak Sabtu (26/10)
Kupang (ANTARA) - Basarnas Kupang, Nusa Tenggara Timur menyatakan Jerry Taebenasy (12) korban tengelam di Bendungan Oelbiteno, Kecamatan Fatuleu Tengah, Kabupaten Kupang telah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa oleh tim SAR, Minggu dini hari pukul 01.25 WITA.

"Korban sudah ditemukan tim SAR pada Minggu dini hari setelah melalui pencarian di lokasi kejadian sejak Sabtu (26/10)," kata Kepala Kantor Basarnas Kelas A Kupang, Emi Frizer di Kupang, Minggu.

Ia mengatakan, tim SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang melakukan upaya pencarian terhadap korban Jerry Taebenasi (12), warga Desa Oelbiteno, Kecamatan Fatuleu Tengah, Kabupaten Kupang sejak Sabtu (26/10) pukul 23.10 WITA.

Dikatakannya, kasus tenggelamnya anak di bawah umur itu diketahui Basarnas Kupang setelah adanya informasi dari Camat Fatuleu Tengah, Filmon Lalan bahwa ada warga daerah itu yang tenggelam saat mandi di Bendungan Oelbiteno.

Ia mengatakan, tim SAR yang beranggota enam orang anggota langsung bergerak ke lokasi kejadian pada pukul 21.00 WITA untuk melakukan operasi pencarian.

"Setelah dua jam perjalanan dari Kupang tim SAR tiba di lokasi kejadian pada pukul 23.00 WITA dan langsung melakukan upaya pencarian terhadap korban," katanya.

Dia mengatakan, upaya pencarian yang dilakukan tim SAR selama tiga jam itu membuah hasil dengan ditemukannya korban Jerry Taebenasi (12) dalam kondisi tidak bernyawa di Bendungan Oelbiteno tersebut.

"Tim SAR langsung melakukan evakuasi dan jenasah korban langsung diserahkan kepada pihak berwajib untuk diserahkan ke keluarga korban," demikian Emi Frieser.

Baca juga: Basarnas Kupang selamatkan 15 awak kapal nelayan

Baca juga: Basarnas Kupang gelar latihan penyelamatan pengungsi luar negeri

Baca juga: Basarnas tutup operasi pencarian korban kecelakaan di Alor

 

Pewarta: Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menikmati wisata ekstrem nan eksklusif di Pulau Komodo

Komentar