Tembak warga kulit hitam, kepolisian Pennsylvania didenda $2 juta

Tembak warga kulit hitam, kepolisian Pennsylvania didenda $2 juta

Seorang polisi memeriksa tameng dalam demonstrasi yang mencela penembakan fatal oleh polisi kepada dua pria kulit hitam minggu ini di wilayah itu, di Phoenix, Arizona, Amerika Serikat, Jumat (8/7/2016). (REUTERS/Ricardo Arduengo )

Harrisburg, Pennsylvania (ANTARA) - Kepolisian Pennsylvania akan membayar denda senilai dua juta dolar AS atas kesalahannya menembak seorang remaja kulit hitam, Antwon Rose II, sampai dia tewas pada 2018, kata putusan pengadilan yang dibacakan, Selasa.

Pengadilan memerintahkan denda dibayarkan ke orang tua korban, Michael Kenney dan Antwon Rose, Sr.

Dari jumlah itu, orang tua korban akan menerima 1.173.439, 19 dolar AS, sementara 40 persen dari total denda akan diterima oleh pengacara untuk membayar jasa pendampingan hukum serta biaya lainnya, sebut putusan hakim pada Pengadilan Wilayah Allegheny.

Rose (17) tewas pada 19 Juni 2018 setelah tertembak tiga kali oleh anggota polisi East Pittsburgh, Michael Rosfeld. Polisi menembak korban di saat ia berlari karena mobilnya sempat diberhentikan oleh aparat di kota kecil yang berada di 10 mil ke arah tenggara Pittsburgh.

Gugatan hukum yang dilayangkan kuasa hukum menyebut Rosfeld sempat mengancam dan menunjukkan sikap permusuhan ke Rose serta dua pria dalam mobil. Para remaja itu takut nyawanya terancam saat diberhentikan Rosfeld.

Walaupun demikian, pengadilan pada Maret membacakan keputusan juri bahwa Rosfeld (31) bebas dari dugaan pembunuhan.

Insiden yang menimpa Rose dan beberapa penembakan remaja kulit hitam lain telah memancing perhatian warga AS. Kejadian itu mendorong warga berunjuk rasa di Pittsburgh.

Orang tua Rose melayangkan gugatan perdata ke pengadilan pada 1 Agustus 2018. Gugatan terhadap Rosfeld telah diputus oleh hakim pada 17 Oktober, sementara gugatan ke East Pittsburg telah diselesaikan pada Selasa.

Orang tua korban menunjuk kantor akuntan publik untuk mencari tahu aset East Pittsburgh di luar klaim asuransi yang dapat digunakan untuk membayar kerugian tewasnya Rose. Akan tetapi, pengadilan memutuskan bahwa nominal dua juta dolar AS merupakan denda maksimal yang dapat dibayarkan tergugat.

Sejauh ini, Fred Rabner, pengacara orang tua Rose, belum dapat dihubungi untuk dimintai keterangan.

Sumber: Reuters

Baca juga: AS diguncang lagi penembakan remaja kulit hitam
Baca juga: Pria italia ditahan setelah tembak pendatang kulit hitam
​​​​​​​

Penerjemah: Genta Tenri Mawangi
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Polres Jakarta Utara gagalkan penyebaran Dolar AS palsu

Komentar