Mahasiswa berwirausaha hasilkan produk Cireng Salju beraneka rasa

Mahasiswa berwirausaha hasilkan produk Cireng Salju beraneka rasa

Produk Cireng Salju inovasi mahasiswa Unila Sara Mariska (kanan), Bandarlampung, Sabtu 02/11/2019 (ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi)

Bandarlampung (ANTARA) - Sara Mariska salah seorang mahasiswa Teknik Elektro Universitas Lampung, berani untuk berwirausaha dan menghasilkan produk inovatif dengan merk "Cireng Salju ", beraneka rasa yang tengah di gemari generasi milenial.

"Awal mula termotivasi untuk membuka usaha kecil-kecilan karena kebutuhan akan biaya untuk hidup, sehingga saya mencoba menjajakan cireng basah selama satu tahun, hingga saya mendapatkan dana hibah dari Program Mahasiswa Wirausaha Kampus," ujar Sara, saat dihubungi di Bandar Lampung, Sabtu.

Menurutnya, bisnis cireng basah yang ia geluti selama satu tahun tidak membuahkan hasil dan mengalami banyak kendala, hal tersebut membuat Sara mencoba inovasi lain berupa Cireng Chips.

Baca juga: Pemerintah dorong perguruan tinggi fasilitasi mahasiswa berwirausaha

"Saat menjual produk cireng basah banyak kendala yang harus dilalui, seperti legalitas dari BPOM, jangka waktu produk yang pendek, dan prospek di masa depan yang kurang baik. Sehingga saya memutuskan untuk mengubah produk menjadi Cireng Chips beraneka rasa dengan merk 'Cireng Salju' ," ujar Sara.

Menurutnya, pemasaran produk inovasi berbentuk Cireng Chip baru ia lakukan dalam waktu tiga minggu belakangan, sebab banyak hal yang harus diuji coba secara terperinci guna menghasilkan produk berkualitas.

"Produk Cireng Chips dengan merk dagang Cireng Salju terdiri atas tiga varian rasa meliputi rasa original, ubi ungu, wortel dan akan bertabah dengan varian rasa bayam serta buah naga, kebetulan kami hanya membuat cireng dengan bahan 100 persen sayuran sehingga dapat menjadi salah satu cemilan sehat," ujarnya.

Cireng Salju aneka rasa dijual dengan harga Rp15.000 per bungkus, dengan area pemasaran wilayah Lampung hingga luar daerah.

Baca juga: Sandiaga berbagi kiat berwirausaha kepada mahasiswa YARSI

"Kami untuk sementara masih bergantung pada pemasaran offline melalui distributor, meskipun kami juga memiliki toko online. Untuk omzet dalam dua hari dapat mencapai Rp2,8 juta dan dipasarkan hingga luar Lampung seperti Jambi dan Bogor," ujarnya.

Cireng Chips dengan merk dagang Cireng Salju mendapat respon positif dari konsumen.

"Rasanya enak, garing dan renyah, karena bentuk cireng seperti keripik, dan ada rasa sayur ketika digigit. Cocok sekali untuk menjadi cemilan dan teman mengerjakan tugas kuliah," ujar Juliana salah seorang konsumen.

Menurut Juliana, produk Cireng Salju hasil wirausaha mahasiswa tidak kalah cita rasanya dengan produk perusahaan besar.

Baca juga: Kemenkop dan UKM dorong kaum milenial Banyuwangi berwirausaha pariwisata
Baca juga: Dosen Unand manfaatkan IBIKK motivasi mahasiswa berwirausaha

Pewarta: Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar