Kedubes AS di Irak kecam kekerasan terhadap pemrotes

Kedubes AS di Irak kecam kekerasan terhadap pemrotes

Pengunjuk rasa berpartisipasi dalam protes anti-pemerintah di Baghdad, Irak, Kamis (31/10/2019). ANTARA FOTO/REUTERS/Khalid al-Mousily/wsj/cfo

Baghdad (ANTARA) - Kedutaan Besar Amerika Serikat di Baghdad mengecam pembunuhan dan penculikan para pengunjuk rasa yang tidak bersenjata oleh pasukan keamanan dan mendesak para pemimpin Irak untuk segera terlibat dengan ribuan orang yang melakukan protes terhadap pemerintah.

Baca juga: Sedikitnya 13 orang tewas dalam unjuk rasa di Irak

"Kami menyayangkan pembunuhan dan penculikan (terhadap) pemrotes tak bersenjata, mengancam kebebasan menyampaikan pendapat dan siklus kekerasan yang terjadi. Warga Irak harus bebas menentukan pilihannya mengenai masa depan bangsa," demikian bunyi pernyataan itu.

Baca juga: Rugi miliaran dolar, PM Irak desak aksi protes dihentikan

Pasukan keamanan menembak mati sedikitnya 13 pengunjuk rasa dalam 24 jam hingga Selasa petang setelah mereka menahan diri selama berminggu-minggu dalam usaha menumpas demonstrasi anti-pemerintah.

Baca juga: Rakyat Irak turun ke jalan buat protes terbesar sejak kejatuhan Saddam

Sumber: Reuters

Penerjemah: Maria D Andriana
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar