Dua pendaki meninggal setelah jatuh dari tebing di Selandia Baru

Dua pendaki meninggal setelah jatuh dari tebing di Selandia Baru

Ilustrasi: Memanjat Aoraki Mount Cook, puncak tertinggi di Selandia Baru. ANTARA/HO Tourism New Zealand/am.

Wellington, Selandia Baru (ANTARA) - Dua pria dari Australia meninggal pekan ini karena kecelakaan dalam pendakian di dekat Kota Queenstwon di South Island, Selandia Baru, kata kepolisian Selandia Baru pada Kamis.

Brett Alexander Lentfer (62) dan James Harry Spaile (44) meninggal setelah mereka jatuh dari tebing sekitar Rabu (6/11) siang, kata polisi.

Lentfer tercatat sebagai penduduk Australia sedangkan Speile adalah warga negara Australia, kata pernyataan itu.

Kedua pria itu sedang mendaki di satu daerah gugusan gunung The Remarkables, yang terkenal sebagai Grand Traverse, ketika mereka jatuh, kata polisi.

Grand Traverse adalah lereng curam yang dipandang sebagai jalur terbaik di negeri tersebut oleh kalangan pendaki berpengalaman dengan pengalaman pendakian sebelumnya. Diperlukan waktu delapan sampai 10 jam untuk menyelesaikan pendakian.

"Belasungkawa kami buat keluarga dan teman kedua orang itu," kata polisi di dalam satu pernyataan.

Pasangan itu terikat tali bersama, kata laporan media setempat, dan mendaki bersama seorang pemandu pada saat itu.

Jasad satu pendaki ditemukan pada Rabu sementara jasad pria lain ditemukan pada Kamis, kata polisi di dalam satu pernyataan sebelumnya.

Sumber: Reuters

Baca juga: Mount Cook diperkirakan telan korban lagi

Baca juga: Selandia Baru masih jadi tujuan utama kunjungan warga Australia

Baca juga: Selandia Baru larang video game terkait serangan masjid Christchurch


 

Kedubes jamin keselamatan umat Muslim di Selandia Baru

Penerjemah: Chaidar Abdullah
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar