Polisi ciduk empat pencuri baterai BTS

Polisi ciduk empat pencuri baterai BTS

Petugas Polsek Naringgul, Cianjur, Jawa Barat, menangkap empat pelaku pencurian baterai BTS milik PT Telkomsel yang diduga kerap beraksi secara berkelompok di wilayah selatan Cianjur dengan sasaran menara BTS. (Ahmad Fikri)

Cianjur (ANTARA) - Jajaran Polres Cianjur, Jawa Barat, bersama warga sekitar menangkap empat pelaku spesialis pencurian baterai menara BTS operator seluler yang kerap beraksi di wilayah selatan Cianjur.

"Tertangkapnya keempat orang tersebut berawal ketika warga Kampung Neglasari, Desa Wangunjaya, Kecamatan Naringgul, merasa curiga dengan mobil pikap terparkir di dekat menara BTS milik PT Telkomsel," kata Kapolsek Naringgul Iptu Sumardi saat dihubungi, Minggu.

Warga yang merasa curiga memberitahukan hal tersebut pada tokoh dan pemuda setempat dan petugas kepolisian. Sambil menunggu petugas, warga terus melakukan pengintaian karena curiga dengan gerak-gerik pelaku.

"Pelaku langsung ditangkap warga yang sudah geram dengan aksi tersebut karena pelaku hendak melarikan diri. Sesampainya di lokasi kami langsung mengamankan pelaku ke Mapolsek Naringgul," katanya.

Berdasarkan keterangan pelaku masih ada komplotan lain yang sedang melakukan pencurian di menara BTS lainnya di wilayah hukum Naringgul, sehingga petugas bersama warga kembali melakukan pengejaran.

"Di lokasi BTS lainnya, kami hanya berhasil menangkap satu orang pelaku, tiga orang lainnya berhasil melarikan diri, setelah terlibat kejar-kejaran dengan petugas dibantu warga," katanya.

Pihaknya tutur dia, berhasil mengamankan barang bukti dari tangan tersangka berupa empat baterai BTS yang sudah siap diangkut menggunakan mobil pikap.

"Pelaku merupakan warga dari luar Cianjur, atas nama SK (52) warga Garut, HN ( 27 ) warga Bogor, AN (48) warga Subang dan AS ( 23 ) warga Ciamis. Pelaku merupakan komplotan spesialis pencuri baterai BTS," katanya.

Sebelumnya tambah dia, komplotan tersebut melakukan perbuatan yang sama di Kabupaten Majalengka. Seorang diantaranya merupakan bos atau penadah dari barang curian tersebut.

"Pelaku akan dijerat dengan pasal 363 KUH-Pidana Pencurian dengan Pemberatan, dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun. Sedangkan tiga orang pelaku yang sudah diketahui identitasnya masih dalam pengejaran anggota kami," katanya.

Sementara Staf PT Telkomsel Nanda Cahiyang selaku pemilik baterai BTS tersebut, mengatakan sejumlah menara BTS milik perusahaannya kerap kali hilang dicuri dan baru kali ini pelakunya tertangkap.

"Kami sangat mengapresiasi upaya warga dan pihak kepolisian yang berhasil menangkap pelaku. Ini bukan pertama kali menara BTS kami kehilangan baterai, di Cianjur sudah hampir lima kali dan sudah dilaporkan ke pihak berwajib," katanya.

Baca juga: Polisi periksa empat pelaku pencurian baterai BTS

Baca juga: Baterai BTS dicuri, polisi cokok empat tersangka

Baca juga: Pencuri baterai BTS ditangkap

 

Pewarta: Ahmad Fikri
Editor: Yuniardi Ferdinand
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Cianjur, pelanggaran pelaksanaan pemilu tertinggi di Jabar

Komentar