Bursa saham China ditutup anjlok dalam dua hari beruntun

Bursa saham China ditutup anjlok dalam dua hari beruntun

Ilustrasi - investor memantau perkembangan harga saham pada bursa di China. ANTARA/REUTERS/Aly Song/am.

Beijing (ANTARA) - Saham-saham China ditutup lebih rendah untuk hari kedua berturut-turut pada Senin, dengan indikator utama Indeks Komposit Shanghai turun 1,83 persen menjadi 2.909,97 poin.

Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China jatuh 2,17 persen, menjadi berakhir pada 9.680,57 poin.

Gabungan volume transaksi di dua bursa itu mencapai 423 miliar yuan (sekitar 60,5 miliar dolar AS), menyusut dari 449,4 miliar yuan pada hari perdagangan sebelumnya.

Sebagian besar saham jatuh, dengan jumlah saham turun melebihi yang naik, sebanyak 1.382 berbanding 90 di Bursa Shanghai dan 1.932 terhadap 212 di Bursa Shenzhen.

Perusahaan-perusahaan di sektor earphone nirkabel melihat pertumbuhan yang kuat, dengan saham Hivi Acoustics Technology Co, Ltd melonjak pada batas harian 10 persen menjadi ditutup pada 2,18 yuan per saham.

Saham-saham dalam industri komunikasi satelit dan sistem operasi domestik memimpin kerugian.

Sementara itu, Indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya Nasdaq China, kehilangan 2,23 persen menjadi ditutup pada 1.673,13 poin.

Baca juga: IHSG ditutup jatuh 29,25 poin dipicu minimya sentimen positif domestik

Baca juga: Bursa saham Tokyo merosot, Indeks Nikkei ditutup turun 60,03 poin


Baca juga: Bursa saham Filipina jatuh, Indeks PSE ditutup turun 0,70 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar