DPRD Jabar dorong UPTD BPPT Unggas Jatiwangi berinovasi

DPRD Jabar dorong UPTD BPPT Unggas Jatiwangi berinovasi

Anggota Komisi I DPRD Jabar Abdy Yuhana. ANTARA/HO Humas DPRD Jabar/am.

Bandung (ANTARA) - Komisi I DPRD Jawa Barat (Jabar) mendorong UPTD BPPT Unggas Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, untuk terus melakukan inovasi khususnya dalam melakukan pengembangan wisata edukasi seputar unggas terlebih sektor pariwisata merupakan proyek yang sedang digencarkan Pemprov Jabar.

"Selain sektor pariwisata Komisi I DPRD Jabar juga menekankan harus dijadikannya UPTD BPPT Unggas Jatiwangi ini sebagai pusat penelitian unggas mengingat UPTD ini merupakan satu-satunya UPTD Unggas di Provinsi Jawa Barat," kata anggota Komisi I DPRD Jabar Abdy Yuhana, di Bandung, Selasa.

Baca juga: DPRD Jabar: Peran Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu belum maksimal

Abdy mengatakan beberapa waktu lalu Komisi I DPRD Jawa Barat melakukan kunjungan kerja ke Unit Pelayanan Teknis Daerah Balai Pengembangan Perbibitan Ternak (UPTD BPPT) Unggas Jatiwangi, Kabupaten Majalengka.

Dari kunjungan tersebut, pihaknya ​​mengapresiasi keberadaan UPTD BPPT Unggas Jatiwangi di Kabupaten Majalengka karena dinilai telah berkontribusi menjaga dan melestarikan populasi unggas lokal di Jawa Barat.

Baca juga: DPRD Jabar kritisi fasilitas di UPTD PSRABH Bogor

Abdy menambahkan, selain berperan dalam pelestarian unggas lokal di Jawa Barat UPTD Unggas Jatiwangi mampu memberikan kontribusi terhadap PAD Jawa Barat.

"Kenyataan di lapangan UPTD ini memang menghasilkan PAD hingga Rp700 juta. Angka ini merupakan capaian yang bagus," kata dia.

Baca juga: DPRD Jabar: Penataan Gunung Geulis bisa antisipasi bencana

Oleh karena itu, kata Abdi, ke depan Komisi I DPRD Jawa Barat akan terus melakukan pengawalan bagi pemaksimalan aset-aset yang dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menghasilkan PAD.

"Tentunya, seluruh aset daerah milik Pemprov Jabar harus kita awasi dan maksimalkan agar bisa menghasilkan PAD," kata politikus Fraksi PDIP DPRD Jawa Barat ini.

Pewarta: Ajat Sudrajat
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar