Komisi III DPR kutuk aksi bom Medan

Komisi III DPR kutuk aksi bom Medan

Pascaledakan, petugas Kepolisian melakukan penjagaan ketat di depan Mako Polrestabes Medan. (ANTARA/Nur Aprilliana Br Sitorus)

Jakarta (ANTARA) - Ketua Komisi III DPR RI Herman Hery mengutuk keras aksi bom bunuh diri yang terjadi di Markas Polrestabes Medan, pada Rabu (13/11) pagi dan mendukung Polri untuk segera mengusut kejadian tersebut hingga tuntas.

"Tidak ada sikap selain bahwa saya mengutuk keras terjadinya aksi bom bunuh diri ini. Sebagai Ketua Komisi 3 DPR RI, saya mendukung dan mendorong Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk segera mengusut kejadian tersebut hingga tuntas," kata Herman dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu.

Dia percaya Polri akan melakukan penegakan hukum secara profesional dalam rangka menjaga keamanan dan memberikan perlindungan kepada setiap warga negara.

Herman mendorong Polri untuk meningkatkan kewaspadaan di seluruh Indonesia demi memastikan kejadian seperti ini tidak terulang lagi.

Selain itu, dia mengajak kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tetap menjalankan aktivitas seperti biasanya.

"Seluruh elemen masyarakat harus bersatu menunjukkan bahwa Indonesia tidak takut terhadap teror, seperti apa pun bentuknya," ujarnya.

Dia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat menahan diri untuk tidak menyebarkan foto-foto maupun video aksi tersebut.

Menurut dia, masyarakat tidak perlu mendapatkan gambar atau visual mengerikan, dan menyebarkan foto serta video hanya membantu tercapainya tujuan teror itu sendiri.

Baca juga: Kadiv Humas Polri: 6 orang korban luka akibat bom Medan

Baca juga: Pelaku bom Medan diduga pakai atribut ojek online, ini kata Gojek

Baca juga: DPR: Kasus bom Medan harus diusut tuntas

Pewarta: Imam Budilaksono
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

21 Gereja di Medan jadi prioritas penjagaan dari ancaman serangan bom

Komentar