Mapolres Jakpus diwarnai karangan bunga karena ungkap penyiksaan hewan

Mapolres Jakpus diwarnai karangan bunga karena ungkap penyiksaan hewan

Karangan bunga dari kelompok penyayang hewan memenuhi Polres Jakarta Pusat, Kamis (14/11/2019). (ANTARA/Livia Kristianti)

Jakarta (ANTARA) - Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Metro Jakarta Pusat pada Kamis diwarnai puluhan karangan bunga berisi apresiasi dari sekelompok pecinta hewan.

Apresiasi itu disampaikan karena mengusut kasus penyiksaan hewan, yaitu penyiraman cairan kimia terhadap 6 ekor anjing di Kramat.

Berdasarkan pantauan ANTARA, karangan bunga itu dikirim pada mulai Kamis pagi dari berbagai daerah Indonesia.

Selain dari wilayah Jakarta, karangan bunga juga dari daerah luar Pulau Jawa seperti Padang, Pekanbaru dan Kalimantan.

Tulisan-tulisan dalam karangan bunga itu memberi semangat kepada Polres Jakarta Pusat untuk terus mengawal kasus penganiayaan hewan itu sampai ke meja pengadilan.

Baca juga: Kejiwaan tersangka penyiraman 6 anjing dalam kondisi baik
Baca juga: Tersangka siapkan soda api untuk siram enam anjing di Kramat


Menanggapi karangan bunga yang membanjiri markasnya, Kepala Subbagian Hubungan Masyarakat Polres Jakarta Pusat Ajun Komandan Polisi Suwatno mengatakan, Polres Jakarta Pusat berterima kasih atas dukungan kelompok penyayang hewan itu.

"Jajaran Polres Metro Jakarta Pusat akan selalu merespon semua laporan yang masuk dan ini bukti kami melayani masyarakat," kata Suwatno.

Saat dikonfirmasi dalam kesempatan yang sama, salah satu pengirim karangan bunga yaitu Yayasan Natha Satwa Nusantara mengatakan, bentuk apresiasi itu akan terus berdatangan hingga tiga hari ke depan.

"'Flower Power' ini kita kirim dari penyayang hewan di seluruh Indonesia sebagai apresiasi untuk Polres Jakpus, kita harap agar kasusnya bisa dituntaskan sampai pengadilan," kata Direktur Operasional Natha Satwa Nusantara Annisa Ratnakurnia saat dihubungi ANTARA.

Baca juga: Polisi tetapkan tersangka penyiraman cairan kimia 6 anjing di Kramat
Baca juga: Pemilik anjing yang disiram siap jadi saksi


Sebelumnya, Polres Jakarta Pusat menetapkan tersangka ATP (57) dalam kasus penyiraman cairan kimia terhadap 6 ekor anak anjing di Kramat yang dilaporkan oleh Natha Satwa Nusantara dan Jelli sebagai pemilik keenam anjing itu.

"Perbuatan pelaku menyebabkan kerugian berupa kematian lima ekor anak anjing dan satu induk anjing yang saat ini masih dirawat," kata Wakil Kapolres Metro Jakarta Pusat Ajun Komisaris Besar Polisi Susatyo Purnomo di Polres Metro Jakarta Pusat, Jumat (8/11).

Pada hari Minggu (3/11) akun @nathasatwanusantara mengunggah video serta foto yang berakhir viral karena dalam foto dan video itu menunjukan enam anjing di daerah Kramat, Jakarta Pusat, mengalami luka bakar.

Keenam anjing itu mengalami penyiraman cairan kimia oleh kakak ipar dari pemilik keenam anjing itu.

Natha Satwa Nusantara melakukan pelaporan terhadap kejadian penyiraman keenam anjing itu ke Polres Metro Jakarta Pusat pada Senin dan teregistrasi dengan nomor 2034/K/XI/2019/RESTRO JAKPUS pada Senin (4/11).
Baca juga: Polres Jakpus segera selidiki kasus penyiraman anjing di Kramat

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bisnis lesu penjualan karangan bunga pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Komentar