Denpasar (ANTARA News) - Puluhan mahasiswa dengan bertelanjang dada berdemonstrasi menolak dengan tegas Rancangan Undang Undang Pornografi di depan kantor DPRD Bali di Denpasar, Senin. Massa yang mengatasnamakan Aliansi Rakyat untuk Demokrasi dan HAM (ARDHAM), berunjukrasa dengan berjalan dua kilometer dari depan kampus Universitas Udayana hingga kantor DPRD Bali. Demonstran membawa berbagai spanduk yang salah satunya bertuliskan "Rakyat Indonesia Butuh Makan bukan RUU Pornografi". Setibanya di kantor wakil rakyat, para demonstran kemudian langsung membuka baju. Sembari bertelanjang dada massa menyatakan dengan tegas menolak RUU Pornografi. Para demonstran menilai RUU pornografi menimbulkan keresahan sosial. RUU Pornografi pun dituding sebagai intervensi negara yang berlebihan terhadap kebebasan individu. Bahkan para demonstran sempat mengajak anggota dewan yang menemui mereka untuk ikut membuka baju sebagai bentuk kepedulian. Namun desakan itu tidak dipenuhi anggota dewan yang menemui mereka, yakni Wakil Ketua DPRD Bali, I Gusti Ketut Adiputra dan Ketua Komisi I, Made Arjaya. ARDHAM adalah gabungan dari beberapa elemen mahasiswa universitas di Bali. Diantaranya Universitas Udayana, Universitas Pendidikan Nasional, Universitas Warmadewa.(*)

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2008