IBL

Laga pembuka Piala Presiden, Pelita Jaya tundukkan NSH

Laga pembuka Piala Presiden, Pelita Jaya tundukkan NSH

Pebasket Pelita Jaya Basketball Muhammad Basith Ravi (nomor punggung 9) bersiap melepaskan lemparan bebas dalam laga pembuka turnamen pramusim IBL, Piala Presiden Bola Basket, di GOR Sritex Arena, Solo, Jawa Tengah, Rabu (20/11/2019). (ANTARA/Gilang Galiartha)

Jakarta (ANTARA) - Pelita Jaya Basketball menundukkan NSH Jakarta 84-50 dalam laga pembuka turnamen pramusim Liga Bola Basket Indonesia (IBL), Piala Presiden Bola Basket, di GOR Sritex Arena, Solo, Jawa Tengah, Rabu.

Guard muda Muhammad Basith Ravi jadi penyumbang angka terbanyak dalam kemenangan Pelita Jaya lewat 15 poin yang dibukukannya, diikuti 14 poin dan lima rebound dari sang kapten Adhi Pratama Putra, 12 poin Katon Adjie Baskoro serta 10 poin Govinda Julian Saputra.

Sedangkan untuk kubu NSH kapten baru mereka, Widyantaputra Teja mengemas 11 poin dan enam rebound disusul 10 poin milik Randika Aprilian.

Baca juga: Hasil undian Piala Presiden Bola Basket, tiga tim playoff IBL segrup

Kemenangan itu mengantarkan Pelita Jaya berada di posisi terdepan Grup B dan berpeluang besar untuk melaju ke babak semifinal.

Sementara Pelita Jaya mendapat kesempatan untuk beristirahat satu hari, NSH harus segera mengembalikan kebugaran mereka dan berjuang mengalahkan Bank BPD DIY Bima Perkasa Jogja dalam laga kedua pada Kamis (21/11) jika ingin menjaga peluang lolos ke semifinal.


Beda akurasi tembakan

Jurang besar akurasi tembakan kedua tim jadi pembeda hasil akhir laga. Pelita Jaya melesakkan 53,3 persen tembakan terbuka mereka, dibandingkan NSH yang hanya mencapai 33,9 persen.

Rendahnya akurasi tembakan membayangi NSH selepas lemparan mula, hal itu dimanfaatkan dengan baik oleh Pelita Jaya yang separuh dari percobaan mereka berbuah poin. Pelita Jaya unggul 21-10 kala menutup kuarter pertama, di mana sembilan poin mereka disumbangkan oleh Basith Ravi.

Baca juga: Piala Presiden Bola Basket iming-imingi hadiah total Rp375 juta

NSH berusaha tampil lebih agresif pada kuarter kedua, namun akurasi mereka tak membaik dan dari 19 percobaan tembakan terbuka hanya empat saja yang menjadi poin. Sementara NSH hanya bisa meraup 10 poin, Pelita Jaya mendapatkan 20 poin tambahan untuk menegaskan keunggulan mereka 41-20 saat paruh pertama berakhir.

NSH membuka kuarter ketiga dengan permainan yang lebih efisien dan memangkas jarak 27-46 ketika Ryan Febriyan melesakkan tembakan dua angka, namun usai time out Pelita Jaya kembali tancap gas hingga unggul 55-30 pada separuh periode berjalan.

Kendati seleksi peluang NSH membaik dengan akurasi tembakan terbuka menjadi 31,3 persen, Pelita Jaya kian menegaskan keunggulan mereka menjadi 63-37 saat kuarter ketiga berakhir.

Pelita Jaya yang tampil solid mempersulit NSH menembus tebalnya pertahanan mereka dan berhasil mengamankan kemenangan 63-37 ketika bel tanda laga usai berbunyi.

Baca juga: Hadapi Piala Presiden, Abraham Wenas tak mau Hangtuah terlena

Baca juga: Bidik target tinggi Piala Presiden, Hangtuah upayakan fokus tiap gim

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar