PDIP gelar sekolah pimpinan legislatif

PDIP gelar sekolah pimpinan legislatif

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri membuka kegiatan "Sekolah Pimpinan Legislatif Gelombang Pertama" di Kinasih Resort, Depok, Jawa Barat, Jumat, (22/11/2019). ANTARA/Boyke Ledy Watra/am.

Jakarta (ANTARA) - Partai Politik PDI Perjuangan menggelar sekolah pimpinan legislatif bagi kader mereka yang duduk di tampuk pimpinan DPRD pada 22-24 November 2019.

"Sekolah pimpinan legislatif agar mereka tahu tugas dan kewajibannya," kata Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri membuka kegiatan "Sekolah Pimpinan Legislatif Gelombang Pertama" di Kinasih Resort, Depok, Jawa Barat, Jumat.

Menurut Megawati, setiap kadernya yang duduk di legislatif mesti mendapatkan pendidikan agar setiap program berjalan dan benar-benar menjadi wakil rakyat yang turun ke bawah menemui konstituen.

"Menjadi anggota DPR dengan uang itu bisa saja, tetapi saya katakan berkali-kali, tidak pernah luntur dan lupa saya katakan, kalau kalian ingin menjadi legislatif maka yang harus dipilih adalah turun ke bawah lihat masyarakat," katanya.

Baca juga: Risma jadi narasumber sekolah partai PDIP

Baca juga: PDIP bentuk sekolah Cakada siapkan pemimpin ideologis

Baca juga: PDIP dua kali menang pemilu dimulai dari fungsikan kepala daerah


Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat menjelaskan, PDIP mengadakan sekolah partai khusus bagi 365 kader yang terpilih menjadi pimpinan DPRD provinsi maupun kabupaten dan kota se Indonesia.

"Ini dibagi dalam dua gelombang, gelombang pertama pesertanya ada 102 sedangkan gelombang kedua nanti akan diadakan tanggal 6-8 Desember 2019,” kata dia.

Pada gelombang pertama, kader yang mendapatkan pendidikan yaitu untuk kader memimpin legislatif di daerah dengan proses rancangan APBD-nya akan selesai atau sudah selesai.

"Gelombang kedua, yang sedang proses dalam rapat-rapat di pembahasan APBD di daerah masing-masing. Tujuannya bagaimana mewujudkan visi misi Presiden Jokowi-Ma'ruf Amin hingga ke daerah," ujarnya.

Pewarta: Boyke Ledy Watra
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar