Pemerintah dukung pembelajaran pengelolaan sampah di sekolah

Pemerintah dukung pembelajaran pengelolaan sampah di sekolah

Peluncuran buku pembelajaran pengelolaan sampah di Jakarta, Selasa. (ANTARA/Ade Irma Junida)

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi mendukung pembelajaran soal pengelolaan sampah di sekolah yang diinisiasi oleh Danone-Aqua lantaran masalah sampah yang perlu jadi perhatian masyarakat termasuk generasi muda.

Sekretaris Menko Kemaritiman dan Investasi Agung Kuswandono dalam peluncuran buku panduan pengelolaan sampah untuk guru dan siswa sekolah dasar di Jakarta, Selasa, berharap materi yang disusun dalam modul tersebut dapat diterapkan di seluruh sekolah di Indonesia.

"Mohon ini segera diterapkan di sekolah masing-masing. Minimal ada perilaku dan pengetahuan bagaimana menangani sampah dengan baik serta mengelola sampah mandiri," katanya.

Baca juga: Bali terbitkan peraturan pengelolaan sampah berbasis sumber

Agung mengatakan pembelajaran soal pengelolaan sampah kepada generasi muda dinilai lebih efektif karena diajarkan sejak dini.

Hadirnya buku panduan juga dinilai sejalan dengan Gerakan Indonesia Bersih yang dicanangkan pemerintah untuk mengurangi dampak negatif sampah plastik.

Gerakan tersebut merupakan turunan dari Instruksi Presiden Nomor 12 Tahun 2016 dan implementasi muatan kemaritiman dalam Kurikulum 2013 guna mewujudkan Indonesia yang lebih bersih.

"Tapi upaya ini tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri. Maka, sinergi dengan K/L dan swasta kami apresiasi. Kami juga menunggu perusahaan lain untuk mendukung gerakan budaya bersih di Indonesia," imbuhnya.

Baca juga: Perusahaan Biomassa terbesar Tiongkok siap olah sampah di NTB

Direktur Pembinaan Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Khamim mengatakan program uji coba implementasi modul panduan yang diujicoba di 75 sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah itu diharapkan dapat diperluas hingga ke 146 ribu sekolah tingkat dasar seluruh Indonesia.

"Saat ini baru mencakup 20 provinsi, ke depan kami harap bisa mencakup 5 ribu dan kemudian sampai 146 ribu sekolah dasar di seluruh Indonesia," ujarnya.

Melalui kerja sama dengan Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Universitas Indonesia dan Yayasan Lentera Anak, Danone-Aqua meluncurkan buku panduan bertajuk "Sampahku, Tanggung Jawabku".

Buku panduan tersebut diharapkan dapat mendorong siswa sekolah dasar untuk menerapkan kebiasaan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan berkontribusi dalam upaya menjadikan Indonesia lebih bersih.

President Director Danone-Aqua Corine Tap mengatakan kolaborasi perusahaan dengan pemerintah dan komunitas dilakukan sebagai upaya untuk ikut mewujudkan Indonesia yang lebih bersih.

"Buku panduan ini selangkah lebih dekat dengan target kami untuk menyebarkan kampanye #BijakBerplastik kepada 100 juta orang pada 2025," pungkasnya.
 

Pewarta: Ade irma Junida
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar