Medan, 24/9 (ANTARA) - Pesawat Merpati Nusantara Airlines (MNA) yang mengangkut 17 penumpang dari Medan dilaporkan terperosok di Bandara Binaka, Gunung Sitoli, Nias, Sumut, Rabu. Berdasarkan informasi yang dihimpun menyebutkan insiden tersebut terjadi ketika pesawat Merpati jenis CN-235 dengan nomor penerbangan MZ 5428 rute Medan-Gunung Sitoli memutar arah menuju apron sesaat setelah mendarat. "Sewaktu belok menuju apron, pesawat terlalu menyamping ke pinggir landasan sehingga roda depan pesawat ke luar landasan dan tertanam di tanah," ujar staf teknis Bandara Binaka, T Zega, yang dihubungi ANTARA dari Medan. Dia juga mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun belasan penumpang pesawat terpaksa turun di landasan pacu dan berjalan kaki menuju terminal bandara. Saat pesawat mendarat cuaca dilaporkan dalam keadaan yang cukup cerah atau berada dalam kondisi yang cukup baik bagi pesawat dalam melakukan "landing". Posisi pesawat yang terperosok sempat berlangsung selama satu jam, sebelum bagian roda pesawat didongkrak dan kemudian pesawat dipindahkan ke apron untuk mendapatkan perawatan ringan, jelas dia. Hingga Rabu, (24/9) belum ada keterangan resmi dari pihak MNA mengenai insiden itu dan saluran telepon pribadi District Manager MNA Medan, Reynold Simatupang, yang dihubungi tidak menjawab. Sementara itu Kepala Administrator Bandara Polonia, Yuli Sudoso, mengatakan, insiden yang menimpa Merpati merupakan insiden kecil, namun maskapai itu akan mendapat teguran. "Peristiwa ini akan menjadi catatan sendiri bagi Merpati dan untuk itu mereka akan mendapat teguran dari pihak kita. Kejadian ini juga merupakan insiden pertama yang bertepatan dengan H-7 angkutan mudik lebaran tahun ini," ujarnya. (*)

Pewarta:
Copyright © ANTARA 2008