Presiden apresiasi industri bermitra dengan SMK

Presiden apresiasi industri bermitra dengan SMK

Presiden meninjau proses pemasangan badan truk di Pabrik Isuzu Karawang Plant yang memiliki luas lahan 30 hektare dengan kapasitas regular 52.000 unit pertahun dan dapat dioptimalkan hingga menjadi 80.000 unit pertahun. Presiden juga meresmikan ekspor perdana Isuzu Traga. ANTARA/Hanni Sofia/am.

Saya sangat menghargai PT Isuzu Astra Motor yang telah bermitra dengan SMK di sekitar industri sini.
Karawang (ANTARA) - Presiden Joko Widodo mengapresiasi pelaku industri termasuk PT Isuzu Astra Motor yang bermitra dengan sekolah menengah kejuruan (SMK).

“Saya sangat menghargai PT Isuzu Astra Motor yang telah bermitra dengan SMK di sekitar industri sini,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menyampaikan sambutan dalam acara ekspor perdana Isuzu Traga 2019 di Pabrik Isuzu Karawang, Jawa Barat, Kamis.

Terlebih, kata Presiden, kemitraan tersebut diwujudkan dalam bentuk pemberian training atau pelatihan kepada siswa-siswa SMK.

Selain juga memberikan teladan atau contoh dan cara kerja yang baik dalam dunia industri di samping juga menularkan budaya kerja yang baik.

Baca juga: Jokowi ungkap alasan mau berkunjung ke Pabrik Isuzu Karawang

“Saya sangat hargai kalau mereka bisa diikutkan setelah lulus menjadi karyawan di sini,” kata Presiden Jokowi.

Sebelum melepas ekspor perdana Isuzu Trada,  Presiden Jokowi menyempatkan untuk meninjau Pabrik Isuzu Karawang Plant yang memiliki luas lahan 30 hektare.

Pabrik itu berkapasitas reguler 52.000 unit per tahun dan dapat dioptimalkan hingga menjadi 80.000 unit per tahun.

Isuzu melibatkan sejumlah SMK di sekitar lokasi pabrik untuk bermitra dalam upaya mencapai visinya menjadi pemain dominan di segmen yang dilayani di Indonesia dan sebagai basis produksi kelas dunia di grup Isuzu.
Baca juga: Jokowi targetkan ekspor produk otomotif Indonesia capai 1 juta unit
 

Pewarta: Hanni Sofia
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jokowi ingin Indonesia jadi pelarian wisman yang batal ke Korea, China, Jepang

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar