Bhayangkara bungkam Badak Lampung 3-2

Bhayangkara bungkam Badak Lampung 3-2

Pelatih Bhayangkara FC Paul Christopher Munster usai pertandingan yang dimenangkan timnya dengan skor 2-3, Kamis (12/12/2019) (ANTARA/Dian Hadiyatna)

Bandarlampung (ANTARA) - Tim tamu Bhayangkara FC membungkam kesebelasan Perseru-Badak Lampung FC dalam lanjutan liga 1 Indonesia 2019 yang digelar di Stadion Sumpah Pemuda Wayhalim, Bandarlampung, Kamis malam dengan skor 2-3

"Saya sangat senang dengan hasil ini karena kita butuh kemenangan setelah pertandingan sebelumnya mengalami kekalahan," Kata Pelatih Bhayangkara FC, Paul Christopher Munster di Bandarlampung, Kamis malam.

Ia mengatakan pertandingan tadi tidaklah mudah, sebab tuan rumah dalam beberapa pertandingan terakhir menuai hasil bagus namun para pemain pada laga tersebut telah menjalankan strategi permainan dengan baik.

Baca juga: Pelatih Bhayangkara anggap kelelahan jadi alasan dikalahkan Persebaya

"Kami tau ini pertandingan tidak mudah, sebab Badak Lampung tim yang kuat di kandang tapi kami datang ke sini telah memiliki gim plan dan anak-anak menjalankannya dengan baik," kata dia.

Menurutnya, setelah tertinggal dua kali dari tuan rumah para pemainnya memiliki respons yang cukup bagus sehingga mampu membalikkan keadaan hingga menjadi sebuah kemenangan bagi Bhayangkara.

"Tentunya dengan kemenangan kami sangat senang dan lebih mantap dalam menatap sisa pertandingan selanjutnya. Hasil ini juga berkat kerja keras tim," katanya.

Sebenarnya pada pertandingan tersebut Perseru-Badak Lampung mampu dua kali unggul terlebih dahulu melalui Arthur Bonai di menit ke-9 dan Akbar Tanjung pada menit ke-60.

Namun, Bhayangkara mampu menyamakan kedudukan, bahkan mengungguli mereka setelah Adam Alis, Alsan Sanda dan Herman Dzumafo bergantian mencetak gol di menit ke-25, 65 dan 85.

Dengan hasil tersebut, Badak Lampung tetap di posisi ke-16 dengan 33 poin dan sulit lolos dari zona degradasi. Sementara Bhayangkaran di posisi 6 dengan poin 47.





 

Pewarta: Dian Hadiyatna
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar